Mengapresiasi pemudik bersepeda motor di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon karena dinilai paling menuruti waktu tunggu
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi pemudik bersepeda motor di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon karena dinilai paling menuruti waktu tunggu sekitar 15 menit sejak kendaraan datang, parkir di tempat tunggu, dan menaiki kapal penyeberangan.
Sehingga pelayanan kepada mereka dapat diberikan dengan mulus.
"Apresiasi juga saya berikan kepada pemudik motor, ini paling mulus. Mereka menurut banget semua yang di Ciwandan. Sehingga mereka juga mendapatkan layanan hanya 15 menit langsung masuk sekarang," kata Budi saat ditemui di Cilegon, Banten, Minggu (7/4).
Advertisement
Pelabuhan Ciwandan merupakan pelabuhan kargo, yang diperbantukan untuk mendukung Pelabuhan Merak melayani pemudik bersepeda motor menyeberangkan kendaraan dan penumpangnya ke Bakauheni, Lampung, selama musim mudik Lebaran.
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Arif Suhartono mengatakan persiapan yang dilakukan perusahaan di Pelabuhan Ciwandan.
Di antaranya mempersiapkan area transit (buffer area) bagi sepeda motor seluas 7.000 meter persegi dengan kapasitas 2.000 unit, serta area transit (buffer area) bagi truk seluas 25.000 meter persegi dengan kapasitas 200 unit yang digunakan sementara untuk mendukung angkutan Lebaran 2024.
"Kami dari Pelindo selaku penyedia jasa pelabuhan akan selalu berkomitmen untuk memastikan masyarakat dapat terlayani dengan baik," kata Arif, dilansir Antara.
Advertisement
Executive Director 2 Pelindo Regional 2 Drajat Sulistyo menyampaikan, sejak 3 April sampai 7 April 2024 pukul 08.00 WIB, Pelabuhan Ciwandan tercatat telah memberangkatkan kendaraan roda dua sebanyak 33.956 unit dan truk sebanyak 3.026 unit.
Sementara dalam data Posko Bakauheni 24 jam tercatat, jumlah kapal yang beroperasi penyeberangan rute Ciwandan-Bakauheni terdapat sembilan unit kapal dengan total pelayanan mencapai 19 trip.
Adapun pada rute Ciwandan-Bakauheni saat ini jumlah reservasi tiket daring sepeda motor dari H-7 hingga H-1 masih berada di angka 50.806 unit atau sebesar 79 persen dari total kuota yang tersedia.
Adapun tingkat reservasi pada H-4 tembus hingga 98 persen dari total kuota tersedia, didominasi sepeda motor sebanyak 16.450 unit dan 397 unit truk logistik.