Menhan: Seribu Kawan Terlalu Sedikit dan Satu Musuh Terlalu Banyak

Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, Indonesia menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Menhan: Seribu Kawan Terlalu Sedikit dan Satu Musuh Terlalu Banyak
Menhan: Seribu Kawan Terlalu Sedikit dan Satu Musuh Terlalu Banyak (Merdeka.com)

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, Indonesia menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif. Hal ini terkait dengan sikap Indonesia dalam menjalin hubungan luar negeri.

"Filosofi bernegara bagi kepemimpinan nasional di Indonesia adalah seribu kawan terlalu sedikit dan satu musuh terlalu banyak, jadi Indonesia mempunyai satu filosofi politik bebas aktif," kata Sjafrie di DPR, Rabu (2/7).

Sjafrie bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, didampingi para Kepala Staf Angkatan, menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR.

Kegiatan itu beragendakan Pembahasan Kondisi Geopolitik dan Skema Pertahanan Indonesia.

Senada dengan Sjafrie, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan, TNI terus memperkuat peran diplomasi militer sebagai bagian dari strategi pertahanan negara.

"Menghadapi geopolitik dan geostrategi yang sedang berkembang, TNI high level official dalam hal ini Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan tetap melaksanakan hubungan secara diplomatik militer dengan Panglima Tentara di beberapa negara," tegasnya.

Kehadiran Panglima TNI dan Menhan RI dalam rapat kerja ini mempertegas komitmen Indonesia untuk senantiasa adaptif dan terbuka dalam menjalin komunikasi strategis lintas lembaga, sekaligus memperkuat posisi pertahanan nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Rekomendasi