Mengurangi ketimpangan lewat peningkatan kompetensi
Merdeka.com - Ketimpangan ekonomi menjadi salah satu masalah yang harus dituntaskan oleh pemerintah. Walaupun data pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup stabil dalam beberapa tahun ini dan proporsi masyarakat yang hidup dalam kemiskinan ekstrem telah berkurang menjadi sekitar 8 persen.
Namun, pertumbuhan ekonomi itu belum diimbangi dengan pembagian pendapatan yang lebih merata. Tercatat bahwa kekayaan empat orang terkaya di Indonesia setara dengan gabungan kekayaan 100 juta orang termiskin. Hal itu membuat peringkat ketimpangan ekonomi Indonesia berada di posisi enam terburuk di dunia.
Kementerian Tenaga Kerja menegaskan, sektor ketenagakerjaan akan berkontribusi besar terhadap perbaikan ketimpangan sosial. Masalah ketenagakerjaan menjadi salah satu inti dalam rangka mengatasi kemiskinan, ketimpangan, dan pengangguran.
Ketimpangan terjadi salah satu faktornya, karena hampir 60 persen angkatan kerja Indonesia di dominasi oleh lulusan SD-SMP. Sehingga tingkat kompetensi yang dimiliki mereka rendah yang harus segera ditingkatkan.
"Kesenjangan kompetensi memegang peranan kunci terhadap kesenjangan sosial-ekonomi," Menaker Hanif Dhakiri. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya