Mengamuk Bawa Sabit, Pemuda di Sleman Dibekuk Polisi

Selasa, 21 Mei 2019 23:17 Reporter : Purnomo Edi
Mengamuk Bawa Sabit, Pemuda di Sleman Dibekuk Polisi Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Seorang remaja berinisial HK (18), warga Gamping, Sleman harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya dia mengamuk menggunakan senjata tajam jenis sabit. Amukan HK ini mengakibatkan sebuah sepeda motor rusak.

Kapolsek Kalasan, Kompol Imam Santoso mengatakan, jika HK diamankan pada Senin (20/5) dinihari. HK diamankan saat konvoi rombongan bermotor dengan ke 12 rekannya.

"Awalnya HK bersama rombongan temannya sekitar 12 orang berkendara melintasi Jalan Solo, Cupuwatu, Kalasan. Tiba-tiba HK mengacungkan sabit ke arah pengendara lain yang disalipnya, Gita (20) warga Depok, Sleman," katanya, Selasa (21/5).

Imam mengungkapkan, HK kemudian menyabetkan sabit ke arah korban. Beruntung, sabetan sabit HK ini tak mengenai korban. Korban pun kemudian tancap gas sepeda motornya dan berhenti di depan Rumah Sakit PDHI Kalasan.

Dia menerangkan, korban yang lari ke RS PDHI Kalasan kemudian ditolong olej warga. Warga pun kemudian mengejar dan berusaha menangkap HK.

Saat dikejar warga, kata Imam, HK justru menghentikan sepeda motornya dan menyerang. Pemuda yang putus sekolah ini pun kemudian merusak sebuah motor milik warga yang berusaha mengejarnya.

"Pelaku kemudian berhasil kami ringkus. Saat diperiksa, pelaku mengira korban adalah orang yang menganiaya temannya. Jadi pelaku ini sudah janjian ingin berkelahi dengan seseorang di Jalan Solo, tapi salah orang," urai Imam.

Imam menambahkan bahwa HK saat ini ditahan di Polsek Kalasan. Status HK, lanjut Imam telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan keenam rekan HK, dikenai wajib lapor. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Yogyakarta
  2. Senjata Tajam
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini