Mengaku Cari Ikan, 14 WN Malaysia Terdampar di Nunukan

Jumat, 22 Maret 2019 23:24 Reporter : Saud Rosadi
Mengaku Cari Ikan, 14 WN Malaysia Terdampar di Nunukan WN Malaysia terdampar di Nunukan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yonif Raider 613/Raja Alam mengamankan 14 WN Malaysia yang terdampar di perairan Tanjung Aru, Sebatik Timur, Nunukan, Kalimantan Utara. Mereka mengaku hendak mencari ikan, namun perahu dan speedboat mengalami kerusakan.

Empat belas WN Malaysia itu diamankan Kamis (21/3), menyusul laporan warga yang melihat speedboat dan perahu kayu terdampar di perairan Tanjung Aru.

"Setelah kita cek kapal mengalami kerusakan pada baling-baling saat masuk di perairan Indonesia," kata Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613 Raja Alam, Letkol Inf Fardin Wardhana dalam keterangan tertulis, Jumat (22/3).

Speedboat berikut perahu dievakuasi ke dermaga dekat pos Tanjung Aru yang juga menjadi pos Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Raja Alam. "Pagi tadi, setelah kita cek keseluruhan isi kapal dan speedboat, ada 14 orang WNA Malaysia," ujar Fardin.

"Mereka adalah warga Suku Bajau. Kita data ada 5 orang dewasa dan 3 anak laki-laki, dan 3 orang dewasa dan 3 anak perempuan. Beberapa di antaranya sedang sakit, kita bawa ke Puskesmas. Bahkan ada bayi 1 bulan," tambah Fardin.

Diterangkan, semuanya tidak mengantongi dokumen keimigrasian. Beruntung dari 14 orang itu, satu di antaranya bisa berbahasa Indonesia. "Kita tanya, ternyata mereka masuk ke perairan Indonesia untuk mencari ikan di Berau di Kalimantan Timur. Tapi kapal mengalami kerusakan," jelas Fardin.

14 WN Malaysia tersebut kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi, untuk dipulangkan kembali ke tempat asal. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini