Menag Kenang Sosok Malik Fadjar: Beliau Tokoh Pengembangan Pendidikan Islam

Selasa, 8 September 2020 07:28 Reporter : Lia Harahap
Menag Kenang Sosok Malik Fadjar: Beliau Tokoh Pengembangan Pendidikan Islam Abdul Malik Fadjar. ©2020 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Tokoh Muhammadiyah, Prof Abdul Malik Fadjar, meninggal dunia pada Kamis (7/9) malam kemarin. Semasa hidupnya, Malik Fadjar pernah menjabat Menteri Agama di era Presiden BJ Habibie.

Menteri Agama, Fachrul Razi, mengungkapkan duka cita mendalam atas berpulangnya Malik Fadjar.

"Innalillahi wa innailaihi raji'un. Saya menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Prof. A. Malik Fadjar pada Senin malam ini," ujar Menag Fachrul, di Jakarta, dalam rilis yang diterima merdeka.com, Selasa (08/09).

"Ini menjadi kehilangan besar bagi kami Keluarga Kementerian Agama. Bukan saja pernah menjabat sebagai Menteri Agama, tapi beliau juga merupakan tokoh pengembangan pendidikan Islam," sambung Menag.

Menag mengungkapkan, Prof A Malik Fadjar telah memiliki kiprah besar dalam pendidikan Islam sejak muda. Lahir dari keluarga Muhammadiyah pada 22 Februari 1939, Malik, begitu ia biasa disapa, merupakan produk pendidikan Kementerian Agama.

Malik muda menamatkan gelar Doktorandus (Drs) dari Fakultas Tarbiyah Cabang Sunan Ampel Surabaya pada 1972 (saat ini telah menjadi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang).

"Yang menarik, beliau telah membangun karir mulai menjadi guru pada Sekolah Rakyat Negeri (SRN), hingga kemudian menjadi Dirjen pada Ditjen Bimbaga Islam Kemenag di tahun 1995an," kata Menag.

"Saat menjadi Dirjen, lalu Menteri Agama, beliau banyak melakukan pembenahan dan inovasi, antara lain pengembangan manajemen berbasis sekolah, serta Madrasah Aliyah Model dan Madrasah Aliyah Keterampilan Beliau ikut berjasa dalam pengembangan pendidikan Islam," ujar Menag.

Atas jasa besar yang luar biasa terhadap Negara dan Bangsa Indonesia, Almarhum mendapat tanda kehormatan yang tinggi, yaitu Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden BJ Habibie. Tanda kehormatan ini tertuang dalam Keppres Nomor 076/TK/TH 1999 tanggal 13 Agustus 1999. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini