Mau mabuk tak punya uang, Ariansyah curi kotak amal masjid
Merdeka.com - Ariansyah (20), ditangkap polisi karena kedapatan mencuri kotak masjid. Parahnya, aksi pria pengangguran itu demi untuk membeli minuman keras karena tidak ada uang.
Tersangka diringkus usai beraksi di Masjid Al Aqobah 2, Komplek Pusri, Sako, Palembang, Selasa (7/8) malam. Aksi itu setelah dirinya berhasil menggondol uang Rp 650 ribu dari tempat yang sama.
Saat ditangkap, tersangka sempat dihajar massa. Nyawanya bisa diselamatkan setelah polisi cepat tiba di lokasi.
Tersangka mengaku terpaksa mencuri kotak amal masjid untuk mabuk-mabukan. Dia bermodal obeng untuk mencongkel pintu masjid.
"Yang pertama tidak ketahuan, jadi saya ulangi lagi. Semuanya buat beli tuak, pingin mabuk tapi tidak punya uang," ungkap tersangka Ariansyah di Mapolsek Sako Palembang, Rabu (9/8).
Tersangka berpikir mencuri kotak amal masjid lebih mudah ketimbang membobol rumah orang. Sebab, warga tidak bakal curiga jika dirinya akan melaksanakan aksi kejahatan.
"Tapi pas mau keluar pagar, saya diteriaki maling. Untung tidak sampai dibakar orang," kata dia.
Kapolsek Sako Palembang Kompol Ahmad Firdaus mengatakan, barang bukti yang diamankan kotak amal besi dan uang Rp 593 ribu. Saat diinterogasi, tersangka mengaku baru berusia 16 tahun dengan tujuan agar lepas dari jeratan hukum.
"Setelah dicek, ternyata usianya 20 tahun. Tersangka sepertinya sudah lihai berkelit dan berbuat aksi kejahatan, kita cari LP lain yang kemungkinan ada sangkut-pautnya," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya