5 Tradisi ini bikin merinding, salah satunya di Indonesia

Sabtu, 7 April 2018 06:41 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
5 Tradisi ini bikin merinding, salah satunya di Indonesia Tradisi famadihana suku Merina, Madagaskar. ©2015 The Lovely Planet

Merdeka.com - Setiap budaya memiliki ritual yang berbeda. Beberapa orang melihat ritual yang dilakukan di beberapa daerah di dunia sangat berbahaya. Namun menurut mereka yang melakukan ritual tersebut meyakini bahwa ritual yang dilakukan bisa melindungi diri dari marabahaya dan kesulitan hidup.

Ada banyak ritual leluhur yang justru ditakuti oleh masyarakat dunia. Seperti dikutip dari Wonderlist, berikut 5 ritual aneh yang masih terus dilakukan hingga saat ini:

1 dari 5 halaman

1. Festival Piercings Hindu Thaipusam

Festival Thaipusam. ©REUTERS/Lai Seng Sin

Umat Hindu merayakan Festival Pierpings Hindu Thaipusam selama perayaan hari raya keagamaan Thaipusam. Mereka melakukan ritual ini untuk menyatakan pengabdian kepada Tuhan mereka. Ritual ini dilakukan dengan menusuk beberapa bagian tubuh mereka, termasuk lidah.

Ritual ini dilakukan oleh Suku Tamil, berbagai pernak-pernak menyakitkan menghiasi tubuh mereka selama perayaan berlangsung.

2 dari 5 halaman

2. Tarian bersama orang mati dengan Famadihana

Tradisi famadihana suku Merina, Madagaskar. ©2015 The Lovely Planet

Famadihana adalah festival tradisional yang dirayakan di Madagaskar. Tradisi penguburan ini dilakukan dengan cara mengambil tulang nenek moyang dari tanah kubur, lalu tulang tersebut dibungkus dengan kain yang baru. Kemudian mereka menari dengan mayat di sekitar makam.

Di Madagaskar ritual ini dilakukan setiap tujuh tahun sekali, untuk menyatukan keluarga besar dalam perayaan kekeluargaan.

3 dari 5 halaman

3. Ritual potong jari Suku Dani

potong jari suku dani. ©Istimewa

Suku asli Lembah Baliem, Papua Barat ini punya tradisi unik sekaligus menyakitkan. Anggota suku terutama wanita akan memotong satu ruas jarinya jika ada satu keluarganya yang meninggal. Jari yang dipotong melambangkan kesedihan mereka saat orang yang disayangi pergi.

4 dari 5 halaman

4. Tradisi melempar bayi di India

Ritual lempar bayi. ©2012 Merdeka.com

Ritual aneh ini sudah dilaksanakan sejak 500 tahun yang lalu. Bayi yang baru berusia beberapa bulan akan dilempar dari atas Kuil Sri Santeswar. Tujuan ritual yang berlangsung pada minggu pertama Desember untuk mendatangkan kesehatan, kemakmuran, dan keberuntungan bagi si bayi. Tiap tahun ada lebih dari 200 bayi dilempar dari ketinggian 50 kaki.

5 dari 5 halaman

5. Ritual berdarah muslim Syiah saat rayakan Asyura

Warga Irak cambuk diri saat rayakan Hari Asyura. ©REUTERS

Sejumlah muslim Syiah mencambuk dirinya sendiri dengan pisau berantai selama memperingati Hari Asyura. Mereka menganggap aksi melukai diri ini sebagai ibadah mulia untuk mengenang kematian cucu dari Nabi Muhammad SAW, Husain bin Ali dalam pertempuran Karbala pada 61 H.

Tradisi ini dipraktikkan oleh semua kelompok umur, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Ritual ini jug dilakukan oleh rakyat Iran, Bahrain, India, Lebanon, Irak dan Pakistan. [mtf]

Baca juga:
Ngerinya ritual injak bara api di Klenteng Cibinong
Mandi kembang api, cara China usir roh jahat
Atraksi ngeri 1.038 Tatung meriahkan Cap Go Meh di Singkawang
Ekstremnya atraksi iris lidah dalam Festival Hei Neak Ta di Kamboja
Kesurupan warnai festival mengisi kekuatan tato suci di Thailand
Ritual ekstrem umat Hindu yang bikin ngilu
Atraksi ekstrem muslim India yang bikin ngilu

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini