Masyarakat Diminta Tidak Memilih Vaksin Covid-19 Berdasarkan Merek
Merdeka.com - Ada enam jenis vaksin Covid-19 yang akan diedarkan di Indonesia. Juru Bicara Vaksinasi dan Perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi meminta masyarakat tidak pilih-pilih vaksin Covid-19 jika sudah bisa didistribusikan. Rencananya pemerintah akan menggunakan vaksin Sinovac asal China.
Diketahui, dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860 Tahun 2020, ada enam vaksin corona yang akan digunakan di Indonesia.
Pertama, vaksin yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd.
"Tidak ada bedanya vaksin Sinovac itu apakah nanti buat saya ataupun siapapun juga, vaksin ini satu-satunya vaksin yang kita miliki sampai saat ini, dan mungkin nanti ada enam vaksin lain," katanya dalam diskusi ruang Merdeka 'Efektifkah Vaksin Covid-19', Rabu (16/12).
Dia menuturkan, masyarakat tidak perlu melihat merek keenam vaksin tersebut. Nadia menjamin keenam vaksin itu manfaatnya sama.
"Jangan melihat mereknya, tapi pada prinsipnya enam atau tujuh vaksin yang sudah ditentukan oleh pemerintah adalah benar benar vaksin yang efektifitasnya, mutu dan keamanannya sama," ucapnya.
"Kalau baju mungkin ada bajunya yang Polo ada yang mereknya Uniqlo, ya begitu, tapi sama kan baju," pungkas Nadia.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya