Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masuk menjadi lembaga terkorup, Polri janji berbenah diri

Masuk menjadi lembaga terkorup, Polri janji berbenah diri Brigjen Rikwanto. ©2017 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Transparency International kembali meluncurkan Global Corruption Barometer (GCB). GCB memotret kinerja pemberantasan korupsi berdasarkan persepsi dan pengalaman masyarakat di masing-masing negara.

Di Indonesia, selain DPR yang menjadi lembaga terkorup, institusi Polri juga dianggap sebagai penegak hukum yang penuh praktik korupsi. Menanggapi hal itu, Polri berjanji akan berbenah diri.

"Polri telah berupaya melakukan beberapa hal agar Polri tumbuh berkembang menjadi semakin baik," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Rikwanto dalam konferensi pers di Mabes Polri, Kamis, (9/3).

Peningkatan kesejahteraan, disebut Rikwanto menjadi salah satu upaya dalam upaya perbaikan dan pencegahan korupsi. Selain itu, imbuh Rikwanto, punishment dan reward juga menjadi cara lain dalam upaya ini.

"Bagi yang berprestasi kita reward segera bagi, yang melakukan pelanggaran disiplin kode etik profesi sampai pidana kita lakukan tindakan sampai pemberhentian dengan tidak hormat," imbuh Rikwanto.

Pembenahan operasional dilakukan dengan bekerjasama dengan tim Saber Pungli. Dari kerjasama ini, Rikwanto mengatakan sudah kerap dilakukan OTT.

"Kita lakukan juga upaya pembenahan kerja operasional, kita bekerjasama dengan Satgas Saber Pungli," jelas Rikwanto.

Rikwanto juga mengajak masyarakat berperan aktif untuk melapor jika ada polisi yang melakukan tindak kesalahan. Polri, tambah Rikwanto, akan bersikap transparan dan tidak segan untuk menindak.

"Silakan masyarakat, kita buka ruang untuk dilaporkan segera untuk ditindak," paparnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP