Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masuk angin, bocah SD di Sleman dilecehkan wali kelasnya

Masuk angin, bocah SD di Sleman dilecehkan wali kelasnya Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang guru berinisial AD (45) yang mengajar di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Ngemplak, Sleman, dilaporkan ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). AD dilaporkan karena melakukan perbuatan cabulnya kepada muridnya yang berinisial VT (11).

Perbuatan cabul AD dilakukan di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) pada Oktober yang lalu. Bermula ketika VT mengeluh sakit saat sedang mengikuti pelajaran. VT kemudian meminta izin untuk beristirahat di UKS.

AD yang merupakan wali kelas VT kemudian membantu muridnya yang sedang sakit. AD mengoleskan minyak angin ke kening dan pelipis VT.

Tanpa diduga tiba-tiba tangan AD masuk ke baju VT. Dada kanan VT diremas dan diraba oleh AD.

VT yang takut kepada AD awalnya tidak berani menceritakan ke orang lain tentang perbuatan cabul yang dilakukan oleh wali kelasnya. Hingga kemudian, akhirnya VT berani menceritakan pelecehan seksual yang dialaminya kepada orang tuanya.

Tak terima atas perlakuan AD kepada VT, orang tua VT pun melaporkannya ke Polda DIY.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Anny Pudjiastuti mengatakan saat ini kasus dugaan cabul itu ditangani Unit PPA Ditreskrimum Polda DIY.

"Karena korban masih di bawah umur akan dilimpahkan ke Unit PPA agar penanganannya lebih intens dan ramah terhadap anak. Psikologis korban menjadi fokus kami," pungkas Anny, Sabtu (19/11).

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP