Massa aksi bela Tauhid serukan 2019 Ganti Presiden
Merdeka.com - Seruan 2019 ganti presiden sempat terdengar di tengah-tengah massa aksi bela Tauhid di depan kantor Kementerian Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkopolhukam).
Koordinator aksi menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak serius dalam mengusut pelaku pembakaran bendera bertuliskan Tauhid di Garut.
Dia menanyakan kepada para peserta aksi sikap presiden yang zalim haram atau halal untuk dipilih. Dengan kompak massa aksi menjawab haram.
"Mau memberikan kesempatan dua periode lagi atau tidak saudara-saudara?" kata koordinator massa pada Jumat (26/10).
Peserta aksi langsung menjawab kompak tidak. Selanjutnya koordinator menanyakan soal ganti presiden.
"Kalau haram 2019 ganti apa?," ucapnya.
"Presideeeen," jawab aksi massa.
Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya