Masing-masing kru Lion Air JT610 akan terima santunan Rp 1,5 miliar
Merdeka.com - Managing Director Lion Air Group, Daniel Putut Kuncoro menyatakan, pihaknya akan memberikan santunan kepada keluarga awak pesawat Lion Air JT-610. Masing-masing besarannya USD 100.000. Ada delapan orang awak pesawat Lion Air yang jadi korban peristiwa ini. Bila berdasarkan kurs Rp 15.000 per USD, maka santunan yang akan diterima sebesar Rp 1,5 milliar.
"Kalau awak pesawat ada asuransi personal accident (PA), nilainya USD 100.000. Itu akan jadi hak untuk kru pesawat," kata Daniel di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (4/11).
Lion akan melakukan validasi data ahli waris yang berhak menerima santunan. "Detail dan teknis, setelah semuanya beres baru kita berikan," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Manajeman Resiko Jasa Raharja Wahyu Wibowo menyatakan sesuai ketentuan dari menteri keuangan, pihaknya memberikan santunan sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris.
"Kepada beberapa yang belum menerima karena memang beberapa ahli waris itu belum bisa ditemui sehingga kami dari yang sebelumnya teridentifikasi baru ada 4 yang sudah bisa diserahkan," ucapnya.
Sebelumnya, berdasarkan hasil identifikasi sudah ada tujuh korban yang dapat teridentifikasi dan sudah diserahkan kepada keluarga. Tujuh jenazah korban pesawat Lion Air jatuh yang teridentifikasi yaitu Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Munni (41) dan Hizkia Jorry Saroinsong (23). Tiga selanjutnya yakni, Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31) dan Fauzan Azima (25).
Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya