Marsekal Hadi lompati 4 angkatan, Jenderal Gatot puji sebagai regenerasi bagus

Kamis, 7 Desember 2017 17:47 Reporter : Ronald
Marsekal Hadi undang Komisi I DPR sarapan bersama. ©2017 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memuji keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Kasau Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI. Keputusan Jokowi itu tidak hanya untuk rotasi kesatuan, tapi juga penyegaran dan regenerasi yang bagus dalam tubuh TNI. Sebab, Marsekal Hadi lulusan AKABRI 1986 menggantikan Gatot yang merupakan angkatan 1982.

"Sekarang kalau saya diganti angkatan 83 dan saya menjabat hampir tiga tahun, tidak kebagian yang angkatan 88. Itu suatu keputusan bijak dan sesuai regenerasi yang bagus," kata Gatot di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).

Ditunjuk menjadi Panglima TNI, Marsekal Hadi melompati empat angkatan seniornya. Gatot tidak mempersoalkan itu.Bahkan menurutnya langkah itu bagus untuk organisasi dan regenerasi.

"Selisih tahun saya angkatan 82, Pak Hadi 86. 4 tahun di akademi jauh sekali. Organisasi harus berjalan," jelasnya.

Dia berharap Presiden segera melantik Marsekal Hadi sebagai Panglima TNI. Dengan demikian dia bisa segera pamit dari dunia militer yang sudah dijalani selama 35 tahun.

"Setelah dilantik dalam waktu yang singkat saya juga ingin langsung serah terima jabatan. Mengapa demikian agar transisi ini berjalan mulus. Istilahnya nggak sungkan-sungkan kalau langsung dilantik dan saya hari itu juga atau besok sertijab," ujar Gatot.

Gatot mengaku bangsa atas ditunjuk Hadi. "Saya bangga pak Hadi dipilih. GR-nya yang dipilih adalah anak buah saya kan," ucapnya. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.