Marak Temuan Jalanan Rusak di Daerah, Bagaimana Cara Pemda Kelola Keuangan?
Merdeka.com - Sebanyak 340 kilometer jalan di Kabupaten Bogor mengalami kerusakan ringan hingga berat. Pengakuan sejumlah daerah soal jalan rusakdi wilayahnya seiring viral jalan rusak di Lampung hingga akhirnya dicek langsung oleh Presiden Jokowi.
Pengamat Tata Kota, Yayat Supriatna, menyebut biasanya salah satu penyebab jalan rusak di suatu daerah karena beban volume yang terlampau tinggi. Sementara, ukuran jalan wilayah cenderung kecil. Kondisi itu pula yang menurutnya jadi penyebab jalan rusak di wilayah Kabupaten Bogor.
"Jalanan Kabupaten Bogor itukan kecil, kemudian setiap akhir pekan banyak wisatawan yang datang berkunjung untuk berlibur. Jadi ada kenaikan beban volume jalan sehingga jalanan yang kecil itu tidak bisa menanggung beban jalan yang terlampau besar. Akhirnya, jalanan jadi mudah rusak," ungkap Yayat Supriatna kepada wartawan Merdeka.com, Jum'at (12/5).
Yayat turut menambahkan jika jalanan kecil dipaksa menanggung beban volume yang terlalu tinggi, maka umur teknis jalan tersebut jadi pendek. Kalau umur teknisnya pendek dan perawatannya rendah, jalanan jadi cepat rusak.
"Di sini lah, seharusnya Pemkab Bogor memerhatikan. Daripada fokus perbaikan jalan berulang kali. Lebih baik dari awal jalan-jalan tersebut dirawat dengan baik serta dikendalikan. Jangan sampai ada truk dan tronton yang lewat," ujarnya.
Pemkab Harus Punya Prioritas
Dengan kondisi itu, sambung Yayat, maka Pemkab Bogor diminta menambah anggaran untuk pemeliharaan jalan. Sehingga ruas jalan yang mengalami kerusakan bisa segera teratasi.
"Anggaran yang diberikan Pemkab kurang bisa memperbaiki jalan di Kabupaten Bogor karena wilayah kabupaten sendiri itukan luas. Itu juga jadi faktor lain kenapa jalan-jalan di Kabupaten Bogor lebih mudah rusak," terang Yayat.
Pemkab Bogor pada tahun 2023 telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 330 miliar untuk peningkatan jalan. Jumlah tersebut belum termasuk ke dalam anggaran pemeliharaan jalan untuk kategori kerusakan ringan.
Yayat menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk membuat skala prioritas pada anggaran yang telah disiapkan, dengan memerhatikan jalanan rusak berdasarkan tingkat keparahannya. Terutama pada wilayah Kabupaten Bogor Timur dan Barat yang sering dikunjungi wisatawan.
"Perhatikan data-data yang ada. Jadi data-data tersebut bisa jadi bahan pertimbangan yang nantinya akan menjadi prioritas. Jadi buatlah skala prioritas. Mana yang paling penting dan harus segera ditangani," tutupnya.
Reporter Magang: Alya Nurfakhira Zahra
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya