Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mantan KaBIN: Penembakan di Papua Masuk Ketegori Terorisme

Mantan KaBIN: Penembakan di Papua Masuk Ketegori Terorisme Senjata OPM. ©2018 istimewa

Merdeka.com - Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono menilai penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Jalan Trans Papua di Nduga sudah masuk kategori gerakan teroris. Hendro mengajak masyarakat Papua menjadikan KKB pimpinan Egianus Kogoya sebagai musuh bersama.

"Tindakan dari KKB pimpinan Egianus Kogoya itu sudah membunuh orang tak bersalah. Tindakan membunuh orang tak bersalah itu sudah disepakati oleh negara yang bergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai teroris yang menjadi musuh bersama," ujar Hendro saat pembekalan akhir kepada Pasis Sespimma Sespim Lemdiklat Polri Angkatan 60 tahun 2018 di Sespim Polri, Lembang, Bandung Barat, Selasa (11/12).

Dia menambahkan, tujuan dari kelompok yang mengatasnamakan rakyat papua untuk merdeka mengada-ada, karena mereka bertindak atas dasar kelompok sendiri. "Di situ (Papua) ada Gubernur putra daerah, yang memerintah putra daerah semua. Jadi (KKB) ini memang harus kita musnahkan," tegasnya.

Dalam upaya pemberantasannya, Hendro menyatakan pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Masyarakat Papua sangat dibutuhkan untuk ikut berpartisipasi. Jika tidak, bisa jadi sasaran selanjutnya adalah masyarakat Papua sendiri.

"Kalau rakyat tidak melawan, akan terus jadi sasaran mereka, di-bully, dibunuh, disiksa dan ini tidak benar. Ini biadab," katanya.

Kepada para aktivis HAM, Hendro mengingatkan agar tidak mempermasalahkan penanganan pemerintah dalam memberantas KKB di Papua. Pasalnya, gerakan politik yang dilakukan KKB bisa mengancam Indonesia.

"Jangan para pegiat HAM terus salah paham. Bahwa kita ini mengejar teroris. Egianus bilang bahwa infrastruktur bentuk penjajahan. Ini kan orang gila, orang kayak gitu enggak masuk akal. Pelaku ini harus dibawa ke Mahkamah Internasional," pungkasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP