Main di pinggiran kolam buatan lalu terpeleset, bocah 10 tahun tewas
Merdeka.com - Warga Jalan Gotong Royong, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang, mendadak heboh setelah seorang bocah tenggelam di kolam buatan di kampungnya. Korban akhirnya tewas dalam perawatan di rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi saat korban, Muryada Mutari alias Dodo (10), bermain bersama teman-temannya di pinggiran kolam, Selasa (23/10) siang. Tiba-tiba, korban terpeleset lalu terjatuh ke dalam sungai.
Tak bisa berenang membuat korban tenggelam. Warga pun melakukan pencarian. Satu jam kemudian, korban ditemukan dalam kondisi kritis. Korban dinyatakan tewas oleh dokter RSIA Rika Amelia Palembang tak lama setelah menjalani pemeriksaan medis. Kematian korban membuat kedua orangtuanya histeris. Lantas, jasadnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Humas Basarnas Palembang Dayu Willy mengungkapkan, korban ditemukan oleh warga sekitar satu jam setelah terjatuh. Pihaknya langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan karena dalam kondisi kritis.
"Kondisi korban lemas begitu ditemukan dan ketika tiba di rumah sakit, korban dinyatakan tewas," ungkap Dayu, Selasa (23/10).
Dari keterangan warga, korban tak bisa berenang ditambah air kolam yang dalam dan pekat. Pihaknya meminta masyarakat setempat untuk menjaga anak-anak dan menghindari kolam karena kondisi pinggiran yang licin.
"Diperlukan kewaspadaan bersama, anak-anak jangan mendekat di kolam itu lagi karena berbahaya," imbaunya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya