Mahasiswa Perbanas bunuh diri karena putus cinta
Merdeka.com - Fran Berton Martua alias Ucok nekat menghabisi nyawanya karena putus cinta. Hal itu diungkapkan Idham, rekannya di kampus Perbanas.
"Laen kaya biasanya. Ia saya sering nongkrong bareng sama dia, walaupun beda fakultas. Ketemunya ditongkrongan," ujar Idham mahasiswa yang mengambil program studi sistem komputer, saat ditemui di lokasi, Kamis (6/4).
"Dengar-dengar sih putus cinta, cuma nggak tau juga bener apa nggak, ada masalah pribadi juga kayanya," tambahnya.
Idham merasakan ada yang aneh dari mendiang Fran saat itu. "Siang itu dia terlihat diem mas pokoknya, aneh," sambungnya.
Semasa hidupnya, lanjut Idham, Fran dikenal pribadi yang baik. Malah, ia tak menyangka jika rekannya itu sampai nekat bunuh diri.
"Bae sie anaknya, cepet belgaul. Cuma kita nggak tahu dia nekat. Malah waktu kejadian kita nggak tahu itu dia, tahunya pas disamperin dan lihat," pungkasnya.
Saat peristiwa berlangsung, Idham mengaku mendengar suara ibu-ibu menagis meraung-raung. "Saya sama temen-temen lagi nongkrong di sana (sekitar kampus), tiba-tiba denger ibu-ibu nangis. Saya pikir kerasukan, taunya ada yang bunuh diri," tuturnya.
Kata Idham, sebelum nekat mengakhiri hidupnya Fran Berton Martua alias Ucok sempat kirim pesan singkat ke ibunya. Di mana isi pesan tersebut untuk menyuruh ibunya datang ke kampus.
"Katanya sih dia Ucok sebelum bunuh diri SMS nyokapnya (ibu) suruh datang ke kampus," katanya.
"Saya kaga tahu kenapa Ucok SMS itu, ibunya juga kaga tahu," sambungnya.
Ia bersama rekan-rekan lainnya melihat kondisi korban sangat mengenaskan.
"Dia mentok logo Perbanas dulu, tembok dak itu batu jatuh ke bawah. Iya hantam lampu sama batu pas di bawah. Pecah kepalanya, terbelah," akhirnya.
Sebelumnya, Fran nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun dari dak Gedung Unit III, Perbanas, Jakarta Selatan, sekitar pukul 22.00 Wib.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya