Mabes TNI Bersiap Pindah ke Ibu Kota Baru

Kamis, 26 September 2019 23:07 Reporter : Ahda Bayhaqi
Mabes TNI Bersiap Pindah ke Ibu Kota Baru Mabes TNI. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memindahkan markas besar jika ibu kota pindah ke Kalimantan Utara. Wacananya, markas baru TNI akan berlokasi di kabupaten Kutai Kartanegara, atau 117 Km dari lokasi ibu kota baru. Saat ini, Mabes TNI berada di Cilangkap, Jakarta Timur.

"Instansi militer termasuk rencana pemindahan Mabes TNI beserta jajarannya berada di wilayah Kutai Kartanegara. Rencanannya kita 117 KM dari wilayah ibu kota nantinya," Kasum TNI Letjen Joni Supriyanto dalam rapat bersama Pansus Pemindahan Ibu Kota di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/9).

Pemindahan markas TNI tidak lepas dari potensi ancaman militer dan non militer dari dalam atau luar negeri. Joni mengatakan, ibu kota negara baru akan berhadapan dengan batas darat negara Malaysia dengan jarak 6202 Km. Serta berbatasan dengan Malaysia di laut. Kemudian di udara dekat dengan Filipina, dan Singapura.

"Kemudian kekuatan militer negara tetangga, Malaysia kemudian Australia, Brunei, Singapura, Filipina, China dan US," ujar Joni.

Dia berkata, pemindahan mabes TNI sudah dilaksanakan. Seperti pembentukan garis tetap ibu kota.

Mabes TNI tidak memindahkan semua anggotanya ke ibu kota baru. Satuan di luar mabes direncanakan akan mengisi Mabes TNI. Sementara personel Mabes yang dipindahkan ke ibu kota sekitar 5737.

"Adapun jumlah personel yang mengikuti pemindahan Mabes TNI ke ibu kota baru sekitar 5737 orang," jelas Joni.

TNI juga mengusulkan Kodam Khusus pengamanan ibu kota untuk angkatan darat. Serta, Kodam VI Mulawarman di Kalimantan Selatan dan Kodam XII Tanjungpura di Kalimantan Tengah diberikan penambahan gelar kekuatan.

Untuk angkatan laut, kata Joni, perlu ditambah yaitu Lanal Sambas, Lanal Ketapang. "Kemudian TNI AU selain satuan yang sudah tergelar di pulau Kalimantan diperlukan beberapa penambahan gelar kekuatan lainnya yaitu Lanud Tipe A, Skudron tempur, skuadron angkut, skuadron teknik, skuadron pengamanan ibu kota, resimen pertahanan udara detasemen pertahanan udara, rumah sakit dan rumah dinas," jelas Joni. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini