Mabes Polri Pertanyakan Bukti Ucapan Amien Rais Sebut Polisi Menembak Ugal-ugalan

Rabu, 22 Mei 2019 13:52 Reporter : Hari Ariyanti
Mabes Polri Pertanyakan Bukti Ucapan Amien Rais Sebut Polisi Menembak Ugal-ugalan Brigjen Dedi Prasetyo. ©2018 Liputan6.com/Nafiysul Qodar

Merdeka.com - Menanggapi kerusuhan yang terjadi pada Selasa (21/5) malam sampai Rabu (22/5), Amien Rais menulis status di akun Instagramnya. Dalam unggahan tersebut, Amien Rais menuding polisi menembak ke arah massa dengan ugal-ugalan sehingga jatuh korban.

Mabes Polri membantah tudingan tersebut dan meminta Amien Rais memaparkan bukti dan fakta yang dapat memperkuat tuduhannya.

"Iya (kami bantah). Pak Amien Rais punya fakta apa? Sekali lagi tidak ada peluru tajam," tegas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/5).

Dedi menyampaikan, prosedur pengamanan demo sampai terjadinya kerusuhan tak pernah ada penggunaan senjata tajam. Polisi yang bersenjata hanya pleton anti anarkis.

"Pleton anti anarkis itu yang mengendalikan adalah Kapolda, itu pun sangat tergantung pada eskalasi ancaman. Ketika eskalasi ancaman naik sudah ada massa yang dikatakan membahayakan keselamatan masyarakat, aparat dan merusak properti secara masif itu pleton anti anarkis turun. Untuk apa? Untuk mencegah, melokalisir agar unjuk rasa pendemo anarkis tersebut (tidak) merembet ke tempat lain," jelasnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini