Luhut Sebut Bandara NYIA Tahan Gempa Hingga 8,8 SR dan Tsunami
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Kemaritiman), Luhut Binsar Panjaitan melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan Bandara Internasional New Yogyakarta International Airport (NYIA), Kamis (20/12). Dalam kunjungannya ke Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, DIY ini, Luhut berharap agar NYIA bisa mulai melayani penerbangan pada April 2019 mendatang.
"Bulan April (2019) tanggal 7, 8 atau 9, pertama kali pesawat tujuan internasional masuk. Tapi seluruhnya selesai paling lambat November (2019) tapi saya minta Oktober (2019)," ujar Luhut.
Saat meninjau lokasi pembangunan, Luhut mengklaim jika bangunan Bandara NYIA akan menjadi bangunan bandara terkuat yang dimiliki Indonesia. Bangunan Bandara NYIA, kata Luhut tahan gempa hingga 8,8 SR dan tsunami.
"Tim dari ITB sudah melakukan koordinasi. Struktur bangunan ini memang hebat. Bisa jadi gedung terkuat di Indonesia. Jadi misal ada tsunami di sini tetap aman, ditambah lagi kalau ada debu dari letusan Gunung Merapi yang ketebalannya mencapai 5 cm, tetap masih kuat," ujar Luhut.
Luhut juga menyebut jika sebagai bandara internasional, Bandara NYIA akan memunyai lintasan yang bisa mengakomodir pesawat berukuran besar seperti pesawat tipe 380 dan 777.
Luhut mengungkapkan pembangunan Bandara NYIA telah menyerap banyak tenaga kerja khususnya masyarakat setempat. Bandara NYIA, sambung Luhut telah mempekerjakan 2.200 orang dan akan bertambah mencapai 6.000 orang untuk di bulan Januari 2019 mendatang.
"Persiapan PP sudah bagus. Kemudian juga Bupati tadi koordinasinya luar biasa. Bupati melaporkan bahwa terjadi penurunan pengangguran dari 3,8 persen menjadi 1,9 persen. Ini merupakan nilai tambah yang sangat baik untuk daerah," tutup Luhut.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya