Lolos dari Penyekatan, 10 Pemudik Jalani Karantina di Solo Techno Park

Selasa, 11 Mei 2021 00:31 Reporter : Arie Sunaryo
Lolos dari Penyekatan, 10 Pemudik Jalani Karantina di Solo Techno Park Penyekatan pemudik jebol. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 12 pemudik asal Tangerang, Bandung, dan Bekasi berhasil lolos dari penyekatan dan sampai ke Solo, Jawa Tengah. Namun mereka harus menjalani karantina di Solo Techno Park (STP), bahkan dua di antaranya terpaksa dipindah ke Asrama Haji Donohudan dan rumah sakit karena positif Covid-19.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo Ahyani mengatakan, sejak hari pertama penerapan larangan mudik, Kamis (6/5), hingga Sabtu (8/5), ada 12 pemudik yang dibawa Satgas Jogo Tonggo ke STP.

"Dari hari pertama ada 12 orang. Dua orang sudah dipindahkan karena hasil swab antigen yang dilakukan Dinas Kesehatan mereka positif Covid-19," ujar Ahyani, Senin (10/5).

Menurut Sekda Kota Solo, penghuni pertama rumah karantina di STP masuk pada 6 Mei lalu, yakni 5 orang dari Tangerang. Seorang di antaranya terpaksa dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bung Karno (RSBK) karena ada gejala dan satu orang dilakukan isolasi mandiri di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

Pada 7 Mei, Satgas Jogo Tonggo membawa 5 lagi pemudik ke STP. Usai dites, semuanya menunjukkan hasil negatif, sehingga menjalani karantina di STP.

Kemudian pada 8 Mei, kembali 2 orang pemudik dibawa Satgas Jogo Tonggo ke STP. Saat ini ke-10 pemudik itu masih dikarantina di sana.

"Mereka ada yang dari Tangerang, Bekasi, Bandung sama dari Karawang dan Sunter. Semuanya dikirim oleh Satgas Jogo Tonggo. Ini semua pemudik lolos dari penyekatan," jelas Ahyani.

Sesuai SOP, pemudik yang lolos penyekatan akan menjalani karantina selama 5 hari. Hal itu tertuang dalam SE (surat edaran) Wali Kota Solo Nomor 067/1156 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Berbasis Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Peran Satuan Tugas Tingkat Kelurahan Untuk Pengendalian Covid-19.

Ahyani mengaku belum mengetahui apakah sebelum meninggalkan STP, para pemudik tersebut akan melakukan tes antigen lagi atau tidak. Namun yang masuk tanggal 6 Mei akan keluar pada 11 Mei.

Dia pun mengajak masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. "Lebaran tahun ini kita di rumah tetap patuhi protokol kesehatan. Jangan sampai abai protokol kesehatan karena ini menyangkut keselamatan keluarga," pungkas dia. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini