Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lion Air jatuh, keluarga di Gunungkidul tunggu kepastian nasib Herjuno Darpito

Lion Air jatuh, keluarga di Gunungkidul tunggu kepastian nasib Herjuno Darpito Keluarga Herjuno Darpito. ©2018 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Herjuno Darpito, salah seorang karyawan di Pelindo Bangka Belitung diyakini menjadi korban pesawat Lion Air JT-610 Jakarta-Pangkalpinang. Meskipun demikian, dalam manifes yang beredar nama Herjuno Darpito tak ada yang ada justru nama Herju Herjuno. Nama Herju Herjuno dalam manifes tertera di nomor 64.

Ayah Herjuno, Marwandi mengatakan jika pihak keluarga masih mencari kepastian kondisi terkini anak pertamanya itu. Meskipun sudah ada pihak perwakilan keluarga yang berada di Posko Crisis Center tetapi kabar kepastian Herjuno belum juga diketahui.

"Saya tahu pertama dari keluarga. Saat itu saya selesai shalat. Keluarga memberi tahu kalau anak saya, Herjuno namanya ada di daftar korban. Tapi nama yang didaftar tulisan Herju Herjuno. Anak saya namanya Herjuno Darpito," ujar Mawardi ditemui di rumahnya, Dusun Nogosari 1, Desa Bandung, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Senin (29/10).

Marwandi menceritakan jika anaknya memang bekerja di Pangkal Pinang, tepatnya di Pelabuhan Pangkal Pinang. Herjuno pun diketahui baru beberapa bulan belakangan dipindah tugaskan ke Pelabuhan Pangkal Pinang. Sedangkan untuk tempat tinggal, Marwandi mengungkapkan anak sulung dari 6 bersaudara itu tinggal di Tangerang.

"Baru beberapa bulan ini pindah ke sana (Pelabuhan Pangkal Pinang). Biasanya dia itu perginya (dari Jakarta ke Pangkal Pinang) kerja Senin. Minggu sore biasanya maik Garuda ke Palembang lalu dilanjutkan ke Pangkal Pinang menggunakan pesawat kecil. Seperti itu biasanya. Kok tadi pagi jujug (berangkat) kerja, biasanya Minggu Sore, kok Senin pagi," ucap Marwandi.

Marwandi menuturkan Herjuno terakhir kali pulang ke Gunungkidul sekitar dua bulan yang lalu. Saat itu, Herjuno sempat berjalan-jalan dengan keluarga ke sejumlah tempat.

"Terakhir pulang dua minggu yang lalu. Tapi anak saya sendiri. Gak sama keluarganya. Sedangkan terakhir kali telepon ibunya baru beberapa hari yang lalu," kenang Marwandi.

Marwandi mengaku hingga kini masih menunggu kabar terkait kondisi anaknya. Marwandi pun rencananya akan mengutus dua orang anaknya untuk berangkat ke Jakarta dan mencari tahu kondisi Herjuno.

"Belum ada kabar secara pasti dari sana (Jakarta). Nanti anak saya dua orang akan berangkat ke Jakarta untuk memastikan. Semoga yang terbaik, Kemurahan dari Allah, Ada apa-apa dari Allah," tutup Mawardi.

Herjuno sendiri diketahui pernah menempuh sekolah di SD Mendongan, SMP N 2 Playen, meneruskan SMA di SMA 1 Wonosari, dan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, saat ini bekerja di Pelabuhan Pangkal Pinang. Saat ini Herjuno sudah berkeluarga dan tinggal di Tangerang. Herjuno memiliki seorang anak yang duduk di bangku SMA kelas 3.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP