Lindungi Generasi Muda, Tangsel Kebut Imunisasi Campak untuk 109 Ribu Anak

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
Lindungi Generasi Muda, Tangsel Kebut Imunisasi Campak untuk 109 Ribu Anak
Lindungi Generasi Muda, Tangsel Kebut Imunisasi Campak untuk 109 Ribu Anak (Merdeka.com)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak. Program ini menargetkan sekitar 109.000 anak usia 9 hingga 59 bulan di wilayah Tangerang Selatan.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ORI sebagai upaya menjaga kesehatan generasi muda. Ia mengimbau para orang tua untuk segera membawa anak-anak mereka ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan imunisasi tambahan.

"Kami mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi lengkap. Ini merupakan langkah penting untuk melindungi anak-anak kita agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit," ujar Benyamin, Rabu (8/4).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat perlindungan kesehatan anak di wilayah tersebut.

"Dengan dukungan bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami optimistis perlindungan kesehatan anak di Tangsel dapat semakin kuat," tambahnya.

Selain menyasar anak-anak, masyarakat berusia di atas 16 tahun juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi MMR secara mandiri sebagai bentuk perlindungan tambahan terhadap penyakit campak, gondongan, dan rubella.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Surveilans, Imunisasi, Penanggulangan Krisis, dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Tangsel, dr. Agatha Christie, menjelaskan bahwa pelaksanaan ORI dilakukan secara bertahap di seluruh fasilitas layanan kesehatan.

"Pelaksanaan imunisasi tambahan ini akan berlangsung selama dua minggu di seluruh puskesmas, kemudian dilanjutkan dengan satu minggu masa sweeping untuk memastikan seluruh sasaran terjangkau," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular, khususnya pada anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan.

"Jangan berikan celah bagi virus campak untuk mengganggu keceriaan mereka. Segera lengkapi imunisasi campak anak Anda mulai 30 Maret hingga 19 April 2026 di fasilitas kesehatan terdekat," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara tenaga kesehatan di puskesmas dengan Tim Pembina Puskesmas (TPP) agar pelaksanaan program ORI dapat berjalan optimal dan seluruh sasaran imunisasi di Tangerang Selatan dapat tercapai.

Rekomendasi