Libur Lebaran, lereng Gunung Slamet Baturraden jadi primadona wisata

Jumat, 30 Juni 2017 21:01 Reporter : Abdul Aziz
Libur Lebaran, lereng Gunung Slamet Baturraden jadi primadona wisata Lereng Gunung Slamet Baturraden jadi primadona wisata. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjadi ikon wisata Kabupaten Banyumas, pesona Wisata alam Baturraden tak pernah luntur. Objek wisata di lereng Gunung Slamet yang berhawa sejuk ini, sejak liburan lebaran tahun 2017 masih saja dibanjiri puluhan ribu pengunjung.

Sejak H+1 Lebaran sampai Jumat (30/6) ini, tercatat kurang lebih 87 ribu pengunjung menikmati waktu libur di lokawisata andalan kota mendoan ini. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lokawisata Baturraden, Djoko Hariyanto mengatakan terhitung sejak Senin (21/6) sampai Jumat ini jumlah wisatawan yang datang ke Baturraden telah mencapai 87.579 pengunjung.

Jika dirata-rata perhari, tingkat kunjungan kurang lebih sebanyak 20.000 orang. Kunjungan ini melonjak drastis, karena di hari biasa tingkat kunjungan tertingi sekitar 5.000.

Lereng Gunung Slamet Baturraden jadi primadona wisata 2017 Merdeka.com


"5.000 kunjungan itupun hanya hari minggu. Di libur Lebaran tahun ini, 5 hari saja sudah sampai 87 ribu. Dibandingkan tahun lalu, sampai H+12 tingkat kunjungan 118.000," kata Joko kepada merdeka.com.

Dia mengatakan, peningkatan pengunjung ini menunjukkan bahwa wisata alam masih jadi idola. Di Banyumas sendiri, sejumlah tempat wisata buatan memang terus berkembang dan beberapa mengambil lokasi di lereng Gunung Slamet. Di Baturaden sendiri, wisatawan dapat menikmati sumber mata air panas di curug telu, merasakan kesegaran air terjun Gumawang dan Cascade alam air terjun setinggi 40 meter di tengah taman Baturraden.

"Tiket terusan, hanya Rp 14.000," katanya.

Di libur Lebaran ini, pengelola Lokawisata Baturraden juga secara khusus menambah wahana baru zip bike (sepeda gantung) dan swing mountain (ayunan). Pengalaman tak biasa ditawarkan pada wisatawan, yakni berswafoto dengan latar alam terbuka perbukitan Baturraden. Penambahan ini sekaligus sebagai upaya pengelola untuk menimbulkan suasana baru di lokawisata ikon Banyumas ini.

"Pengunjung tidak perlu ragu menaiki wahana baru. Kami bekali para pengunjung berbagai peralatan keamanan seperti harnes, webing, carabiner dan helm. Wisatawan juga didampingi instruktur berpengalaman," kata Joko. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini