Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lewati Batas Perairan, Tiga Nelayan Asal Aceh Ditangkap di India

Lewati Batas Perairan, Tiga Nelayan Asal Aceh Ditangkap di India Nelayan Aceh. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Tiga nelayan asal Aceh ditangkap oleh pihak keamanan Coast Guard Andaman, India sekitar 10 hari lalu karena memasuki wilayah perairan India.

Ketiga nelayan itu saat ini sudah diserahkan kepada pihak kepolisian setempat. Informasi yang diperoleh dari Panglima Laot Aceh, mereka sekarang dimasukkan dalam penjara.

"Mereka ditangkap karena melewati batas perairan India, posisinya sekarang dalam penjara," kata Sekretaris Panglima Laot Aceh, Miftah Cut Adek, Jumat (11/10) di Banda Aceh.

Ketiga nelayan berangkat menggunakan Kapal Motor (KM) Athiya 02 berangkat tanggal 17 September 2019 lalu. Mereka sempat hilang kontak dengan pihak keluarga dan melaporkan kepada Panglima Laot.

Mereka melaut saat Aceh dilanda kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah titik di Sumatera. Mereka melaut menggunakan kapal kapasitas 7 GT. Rombongan berangkat dari pelabuhan kecil Gampong Jawa, Kota Banda Aceh.

Ketiga nelayan itu adalah Munazir (33) sebagai pawang atau nakhoda beserta 2 ABK (Anak Buah Kapal) Kaha (33) dan Man (20). Berdasarkan informasi dari pihak keluarganya, biasanya mereka melaut selama 12 hari sudah kembali.

Miftach meyakini tiga nelayan tersebut terdampar ke India murni akibat kabut asap melanda Aceh beberapa waktu lalu. Bahkan saat itu ada nelayan yang tersesat, namun masih bisa berkomunikasi dengan pihak Panglima Laot dan langsung meminta bantuan SAR di Banda Aceh.

"Mereka murni kecelakaan karena terjebak kabut asap, jadi tidak tahu arah pulang," ungkapnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP