Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lewat HartLogic Expo 1.0, Menpora harap anak muda selalu cari terobosan dan inovasi

Lewat HartLogic Expo 1.0, Menpora harap anak muda selalu cari terobosan dan inovasi Menpora membuka HartLogic Expo 1.0. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menpora Imam Nahrawi didampingi Staf Ahli Menpora Bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal, Asdep Kewirausahaan Pemuda Imam Gunawan dan Presiden HartLogic Bernhart Farras membuka HartLogic Expo 1.0 di Wisma Kemenpora, Minggu (20/5) sore.

Acara ini memiliki dua rangkaian yakni, auditorium dan pasar yang bertujuan untuk mendekatkan HartLogic dengan pengusaha dan berbagai ide inspiratif dengan mengundang 30 pembicara dan Hartroopers di seluruh dunia.

"Acara ini akan menjadikan semangat dan inspirasi bagi anak muda lain untuk terus mensyukuri nikmat Tuhan yang sudah diberikan pada kita berupa akal, pikiran, hati, rasa, otak kanan dan kiri," ujarnya.

Imam mengatakan anak muda Indonesia tidak pernah putus asa dalam menghadapi tantangan, tapi sebaliknya anak muda Indonesia selalu mencari terobosan dan inovasi. "Hal ini yang saya rasakan dari HartLogic. Nanti akan banyak hal yang kita publikasikan sehingga anak muda Indonesia menjadi pengusaha di masa yang akan datang lewat HartLogic," tambahnya.

Menjelang hajatan besar yaitu Asian Games dan Asian Para Games 2018, sebagai tuan rumah menurutnya, kita semua harus sambut dengan gembira dengan segala produk yang kita miliki. Juga memberi tahu kepada dunia bahwa negara Indonesia adalah negara yang sangat kreatif.

"Hari ini, saya sengaja memakai jaket Asian Games dengan harapan kalian sebagai anak muda bisa mempromosikan Asian Games. Karena kalau kita bicara Asian Games, maka di situ ada kebanggaan bagi Indonesia. Bahwa Indonesia tidak mudah menjadi tuan rumah Asian Games. Indonesia butuh waktu 40 tahun dari mulai Asian Games tahun 1962 dan tahun 2018, kita kembali menjadi tuan rumah, berarti butuh waktu yang begitu panjang," jelasnya.

"Kalau kita kaitan dengan HartLogic, maka yang kita lakukan hari ini jangan dirasakan manfaatnya esok atau bulan depan bahkan tahun depan, tapi manfaatnya akan dirasakan puluhan tahun yang akan datang oleh generasi setelah kita. Hari ini kita sedang berjuang untuk Asian Games. Kita ingin Asian Games tidak hanya sukses penyelenggaraan, dan sukses ekonomi tapi juga sukses prestasi dan kemanusiaan. Bahwa bumi kita ini adalah negeri yang betul-betul ramah terhadap nilai kemanusiaan," tutupnya. (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP