Lelah menunggu Jokowi, kakek 80 tahun ini nyaris pingsan
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinantikan kedatangannya untuk pembagian sertifikat hak tanah kepada warga di Kabupaten Badung, Bali bikin seorang kakek 80 tahun nyaris pingsan.
Ratusan warga yang harus menerima hak atas sertifikat itu lebih dari lima jam menunggu Presiden. Sementara, warga sudah sejak pagi hingga pukul 11.30 WITA, mantan Gubernur DKI Jakarta itu belum juga tiba di Kantor Pusat Pemerintahan Badung.
Kakek yang diketahui bernama I Wayan Rengkug, itu mendadak pingsan karena terlalu lama duduk dalam tenda acara.
Kakek yang berasal dari Banjar Jembrana, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Tabanan tersebut pun langsung digopoh petugas medis ke mobil ambulance untuk diberi pertolongan.
Rengkug sendiri adalah salah satu penerima sertifikat tanah yang diserahkan Presiden Jokowi.
"Dari pagi dia belum makan, makanya lemas," ungkap rekan Rengkug, I Made Budiarta.
Lanjut dia, bersama rekan-rekannya, kakek tersebut sudah tiba di Puspem Badung sekitar Pukul 11.30 WITA.
"Saat ditawari makan kakek itu tak mau makan karena berisi daging babi. Kemungkinan perutnya kosong, sehingga kondisinya lemah," jelasnya.
Informasinya, begitu tiba di Bali, Presiden Jokowi langsung menuju ke acara Notaris di Nusa Dua. Setelah itu, dia baru menuju ke Puspem Badung. Setidaknya ada 3.500 sertifikat tanah untuk rakyat Bali diserahkan bertempat di Lapangan Puspem Badung, Sempidi, Jumat (8/9). (mdk/rzk)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya