Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Laptop WN Perancis Pelaku Pencabulan Terkunci, Polisi Minta Bantuan BSSN

Laptop WN Perancis Pelaku Pencabulan Terkunci, Polisi Minta Bantuan BSSN Polisi Rilis WNA Prancis Pelaku Eksploitasi Anak. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Polisi hingga kini masih terus melakukan identifikasi terhadap para korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Warga Negara (WN) Perancis atas nama Francois Abello Camille (FAC) alias Frans alias Mister (65). Sejauh ini, baru 19 yang teridentifikasi dari 305 anak dibawah umur yang menjadi korban pencabulan.

"Masih 19 (korban yang teridentifikasi). Itu awalnya dari 2 waktu pertama kali kami tangkap. Dua kan kami temukan barang bukti laptop, ternyata ada dokumentasi baik foto maupun video. Dari situ kita identifikasi bantuan dari dua korban itu, berkembang terus sampai kemaren 17 pada saat rilis," kata Kasubdit Renakta Polda Metro Jaya AKBP Piter Yonattama saat dihubungi, Jakarta, Kamis (16/7).

Selain itu, barang bukti laptop yang di dalamnya terdapat sejumlah foto dan video kini sudah diserahkan keBadan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Karena, laptop tersebut mati dan otomatis ke-enkripsi.

"Laptopnya itu sudah kami bawa, surat sudah masuk ke Badan Sandi Negara. Kami berkoordinasi dengan sana untuk mencoba membongkar itu. Karena kan laptopnya itu dienkripsi. Dia bilang dia lupa lah, kendalanya itu juga," ungkapnya.

Sebenarnya, laptop tersebut sempat diamankan oleh petugas dalam keadaan hidup. Namun, petugas tak mengetahui jika laptop tersebut akan kehabisan daya baterai.

"Sebelum ke-enkripsi itu, kita sempet pada saat penggerebekan pertama itu kan laptopnya masih hidup kan, kita sempet identifikasi. Kita enggak menyangka ketika laptopnya habis baterai, ternyata langsung otomatis ke-enkripsi," jelasnya.

Sebelumnya, Subdit 5 Renakta Dit Reskrimum Polda Metro Jaya melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku kasus Eksploitasi secara ekonomi dan seksual (Child Sex Groomer) terhadap 305 anak di bawah umur. Pelaku diketahui Warga Negara (WN) Perancis atas nama Francois Abello Camille (FAC) alias Frans alias Mister (65).

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, aksi tersebut dilakukan oleh WN Prancis di beberapa Hotel di wilayah Jakarta. Kejadian ini sendiri sudah mulai dilakukan sejak Desember 2019 lalu.

"Pada bulan Desember 2019-Februari 2020 di Hotel Olympic, Jakarta Barat. Bulan Februari-April 2020 di Hotel Luminor, Jakarta Barat dan April-Juni 2020 di Hotel Prinsen Park, Jakarta Barat," kata Nana di Polda Metro Jaya, Kamis (9/7).

Nana menjelaskan, kasus tersebut terungkap berdasarkan adanya laporan masyarakat adanya pemotretan terhadap anak dibawa umur serta melakukan tindakan pencabulan yang dilakukan oleh Francois di Hotel Prinsen Park Mangga Besar, Jakarta Barat.

"Penyidik mendatangi lokasi Hotel Prinsen Park di Kamar 425. Pada kamar tersebut penyidik mendapati WNA keturunan Prancis kondisi setengah telanjang bersama dengan dua anak perempuan dibawah umur dengan kondisi telanjang dan setengah telanjang," jelasnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP