Setelah lama tidak muncul, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita muncul di Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/2). Suasana pertemuan Mbak Ita dan bawahannya tampak mengharu biru.
Mbak Ita tampak menangis sangat menyampaikan salam perpisahan dengan pegawai ASN di Balai Kota Semarang. Masa jabatan Mbak Ita sebagai Wali Kota Semarang akan selesai pada 19 Februari karena pada tanggal 20 Februari, kepala daerah terpilih akan dilantik..
"Matur nuwun atas semua support, gotong royong, guyub rukun dari teman-teman Pemerintah Kota Semarang yang sampai saat ini sudah menorehkan banyak prestasi," kata Mbak Ita, tak kuasa membendung air matanya saat berhadapan dengan ASN.
Dia menghaturkan rasa terima kasih pada pemangku kepentingan dan para pejabat yang mengabdi dalam pembangunan Kota Semarang. Permohonan maaf juga terlontar dari mulutnya. Baik saat masih mendampingi Hendrar Prihadi alias Hendi maupun saat menjabat Wali Kota Semarang.
"Mohon maaf karena mungkin banyak kesalahan-kesalahan termasuk juga dengan teman-teman media yang selama ini sudah support kami pada Pemerintah Kota Semarang," ungkapnya.
Politikus PDI Perjuangan itu optimistis, Semarang di bawah kepemimpinan Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin akan semakin maju dan berkembang.
"Saya yakin bu Agustina wali kota terpilih bisa meneruskan yang sudah menjadi program-program, baik itu pemerintah pusat maupun provinsi, dan kota," jelasnya.
Kepada seluruh ASN Pemkot Semarang agar mendukung kepemimpinan Agustina-Iswar selama lima tahun ke depan
"Saya yakin Insya Allah di tangan beliau Kota Semarang ini akan makin-makin hebat," ujarnya.
Setelah pensiun, Mbak Ita akan menjadi warga seperti pada umumnya dan berjanji akan tetap mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Semarang.
"Saya akan menjadi orang biasa. Tapi saya tetap akan menyumbangkan tenaga, dan pikiran untuk Kota Semarang jadi makin baik, makin hebat, dan tentunya berkarya dari berbagai hal," ujar Mbak Ita.