Lama Mangkrak, Terminal Bus Pondok Cabe Akhirnya Dioperasikan
Merdeka.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), mengoperasikan terminal A Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (31/12). Peresmian ini merupakan bagian dari upaya BPTJ, dalam memanfaatkan sarana fasilitas angkutan umum demi kenyamanan penumpang, sehingga terjadinya perpindahan pola pergerakan penumpang dari angkutan pribadi ke massal.
Terminal Pondok Cabe dibangun dari dana Hibah Pemda DKI sejak tahun 2015, sebagai pengganti terminal Lebak Bulus yang dioperasikan sebagai Depo MRT saat ini.
"Ini merupakan salah satu terminal tipe A yang berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014, kewenangannya dilimpahkan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Mengingat keberadaanya yang berada di wilayah Jabodetabek, maka kewenangan pengelolaan dialihkan kepada BPTJ," kata Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.
Kepala BPTJ Bambang Prihartono menyatakan, dengan peresmian terminal Pondok Cabe ini, pihaknya memiliki 4 terminal tip A di Bogor, Depok, Tangerang dan Tangerang Selatan.
Pengoperasian ini, juga agar tidak terkesan membiarkan terminal yang dibangun dari dana hibah Pemda DKI Jakarta itu mangkrak.
"Oleh karena itu kita segera operasikan, karena kalau tidak nanti terkesan mangkrak. Sudah dua dioperasikan Jatijajar dan Pondok cabe," ucapnya.
Dengan pengoperasian di ujung tahun 2018 ini, pihaknya berharap tahun 2019 besok Terminal Pondok Cabe bisa beroperasi secara maksimal, dan optimal dan dengan sistem e-ticketing.
"Kalau bicara tentang intergrasi, tidak hanya fisik bahwa secara sistem pembayaran juga. Dengan kemudahan ini harapannya, masyarakat memilih angkutan umum dibanding pribadi, karena volume kendaraan pribadi saat ini sudah cukup signifikan. Oleh karena itu kami hadir dengan program angkutan massal, kemudian kita hadir dengan mengubah lifestyle masyarakat," ucap dia.
Selain 33 bus antarkota antarprovinsi yang beroperasi untuk rute Jawa Tengah, Timur dan Barat. Terminal Pondok Cabe bersama Perum PPD dan Damri juga membuka rute perjalanan baru ke Senen, Tanah Abang dan Bandara Soekarno-Hatta.
Dirut Perum PPD Pande Putu Yasa mengatakan, pihaknya pada pengoperasian perdana ini baru menjalankan 20 unit bus rute Pondok Cabe-Tanah Abang dan Pondok Cabe-Senen.
"Ini bus premium, dengan berbagai fasilitas yang lengkap yang memanjakan penumpang dan pembayaran e-ticketing," kata dia
Dia juga menyatakan siap, untuk menjalankan lebih banyak armada bus, dari terminal Pondok Cabe sesuai kebutuhan penumpang.
"Kami lihat pasarnya, kita sesuaikan kebutuhan. Kalau perlu ditambah ya, kami tambah," ucap dia.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya