Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lagi cari rumput, nenek 80 tahun tewas masuk jurang

Lagi cari rumput, nenek 80 tahun tewas masuk jurang Ilustrasi Mayat. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Merdeka.com - Di umurnya yang ke 80 tahun, Ni Made Lodri setiap harinya masih harus mencari rumput dan dedaunan untuk pakan ternak sapi. Karena pekerjaan ini pula, Nenek Lodri merenggang nyawa.

Lodri ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa setelah terperosok ke jurang sedalam 20 meter di wilayah setempat. Itu setelah sempat sebelumnya warga dan pihak penanggulangan bencana berencana menghentikan pencarian karena hari sudah gelap.

"Posisi tempat korban sangat gelap di bawah, lagian sangat terjal, beberapa warga yang sudah terbiasa berusaha turun. Syukurnya korban nenek Lodri bisa kita angkat jazadnya," terang prajuru banjar setempat, I Made Ledang, Senin petang (27/2).

Syukurnya dari Tim reaksi cepat (TRC), BPBD Gianyar dengan membawa peralatan lengkap bisa mengangkat korban sekitar pukul 18.30 WITA. Meski demikian, mereka tetap harus berhati-hati, karena jurang sangat terjal dan dihalangi semak-samak.

"Selain terjal, juga banyak semak yang menghalangi jadi kendala untuk mengevakuasi. Syukurnya, proses evakuasi berjalan lancar," terang Korlap TRC BPBD Gianyar, I Made Muliana.

Kapolsek Tampaksiring, AKP I Made Tama yang ditemui di lokasi menyebutkan, pihaknya menerima laporan, jika korban meninggalkan rumah untuk mencari pakan ternak di ladangnya sekitar Pukul 10.00 Wita. Sambil menjinjing pakan ternak, korban sempat dilihat cucunya yang kebetulan melintas menuju tempat binatu.

"Saat dilihat cucunya, korban menjinjing pakan ternak. Korban yang sudah uzur berjalan oleng di pinggir jalan yang di sebelahnya merupakan jurang terjal sungai tabu," ungkap Tama.

Cucunya yang melihat itu langsung berlari mencari keluarga. Karena medan jurang cukup terjal dan gelap sempat membingungkan posisi keberadaan korban. Posisi korban baru diketahui setelah melihat keranjang yang digunakan untuk pakan ternak oleh korban nyangkut di lereng tebing.

"Dari hasil visum luar, korban meninggal lantaran terendam di air di dasar jurang, beberapa bagian tubuhnya juga terluka lecet," terang Tama. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP