Kurva Covid-19 di Aceh Landai, Yuri Sebut Kunci Keberhasilan Ada di Masyarakat

Senin, 25 Mei 2020 07:50 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Kurva Covid-19 di Aceh Landai, Yuri Sebut Kunci Keberhasilan Ada di Masyarakat Idul Adha di Aceh. ©2019 AFP PHOTO/CHAIDEER MAHYUDDIN

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, mengapresiasi masyarakat Aceh atas keberhasilan dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona. Menurutnya kunci penyelesaian masalah Covid-19 di bumi Serambi Mekkah itu adalah masyarakat yang patuh dengan anjuran pemerintah dan melaksanakannya dengan baik.

"Kunci penyelesaian masalah ini ada di masyarakat. Pemerintah hanya membuat pedoman, ketentuan, anjuran dan ini tidak akan ada hasilnya kalau masyarakat tidak patuh. Kalau masyarakatnya patuh pasti akan bagus. Aceh adalah salah satu provinsi yang luar biasa masyarakatnya patuh," kata Yuri di BNPB, Jakarta, Minggu (24/5).

Selain itu, Yuri juga menyoroti peran serta tokoh masyarakat Aceh dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19. Menurutnya para tokoh masyarakat seperti tokoh agama, tokoh adat dan tokoh yang lain menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, sehingga dapat menerapkan apa yang menjadi langkah upaya pencegahan penularan virus corona itu.

"Pasti ini peran dari tokoh masyarakat, bukan hanya dari peran pemerintah. Tapi tokoh masyarakat memegang peran kunci. Karena saya paham betul masyarakat Aceh itu masyarakat yang masih sangat patuh kepada tokoh-tokoh masyarakat," ucapnya.

Oleh sebab itu, Yuri sangat berterima kasih atas peran tokoh masyarakat Aceh karena telah berpengaruh terhadap upaya melandaikan kurva kasus Covid-19, yang telah dibuktikan melalui data.

"Karena apa yang telah dilakukan buktinya ya ini, kasus terkendali, penambahan kasus dapat dikatakan tidak ada," kata Yuri.

Kendati demikian, kata Yuri, tantangan terbesar yang harus dihadapi Aceh adalah bagaimana upaya mempertahankan keberhasilan dalam melandaikan kurva dan menaklukkan Covid-19. Sebab hingga saat ini masih ada potensi keluar-masuknya warga, baik dari maupun menuju bumi Rencong itu.

"Yang menjadi tantangan adalah, bagaimana mempertahankannya. Karena pasti mobilitas orang itu tidak bisa di Aceh saja. Suatu saat pasti datang juga saudara lain dari luar Aceh," jelas Yuri.

Oleh karena itu, Yuri mengimbau agar pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan masyarakat dapat mengawasi bersama-sama adanya potensi penularan virus corona baru itu dari luar Aceh.

Baca Selanjutnya: Selain itu dia juga mengajak...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini