Kucing-kucingan perusahaan reklamasi dan Tim 9 di Batam
Merdeka.com - PT Silma Sunter Agung milik pengusaha bernama Yuhendri masih beroperasi pada malam hari melakukan reklamasi di Batam Centre. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bapedal Kota Batam, Dendi N Purnomo.
Bahkan, Dendi menyebut perusahaan itu bandel. Padahal alat beratnya sudah disegel.
"Termasuk bandel, ngelabui petugas kerja malam hari. Tapi saat saya cek ke lokasi titik koordinat, alat berat yang kita segel enggak bergeser," kata Dendi, Selasa (14/6).
Dendi juga menyampaikan, pemeriksaan terhadap perusahaan melakukan reklamasi dan pemotongan bukit masih berlangsung. Dia menyebutkan statusnya naik ke tingkat penyidikan dengan dugaan perusakan lingkungan.
"Dari 14 ada yang langsung naik penyidikan," ujar Dendi.
Sayangnya, entah karena alasan apa, Dendi enggan membeberkan nama perusahaan yang disidik itu.
"Nanti lah, jangan sekarang, pokoknya ada," ucap Dendi dengan senyum simpul.
Tim sembilan, tambah Dendi, mulai merampungkan penyidikan sebelas dari 14 titik reklamasi dihentikan.
Dari 14 perusahaan yang beroperasi, tinggal tiga perusahaan tersisa. Salah satunya perusahaan milik pengusaha Batam bernama Suban.
"Suban belum diperiksa, masih menunggu jadwal," tutup Dendi. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya