Kronologi Penangkapan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Terkait Suap PAW Anggota DPR PDIP

Kamis, 9 Januari 2020 21:59 Reporter : Merdeka
Kronologi Penangkapan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Terkait Suap PAW Anggota DPR PDIP KPK Tetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Tersangka Suap. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan (WSE) sebagai tersangka penerimaan suap terkait pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024.

Selain Wahyu, KPK juga menjerat mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina (ATF) yang juga caleg PDIP dari Jambi, caleg DPR RI dari PDIP Harun Masiku (HAR) serta seorang swasta bernama Saeful (SAE).

Penetapan tersangka ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim penindakan KPK pada Rabu, 8 Januari 2020.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengatakan, awalnya tim lembaga antirasuah menerima informasi adanya transaksi dugaan permintaan uang oleh Wahyu Setiawan kepada Agustiani Tio Fridelina yang merupakan orang kepercayaan Wahyu.

"KPK kemudian mengamankan WSE dan RTO (Rahmat Tonidaya) selaku asisten WSE di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 12.55 WIB," ujar Lili dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2020).

1 dari 1 halaman

Setelah berhasil mengamankan Wahyu dan Rahmat, tim kemudian menuju kediaman Agustiani di kawasan Depok pada pukul 13.14 WIB. Agustiani langsung diamankan tim penindakan.

"Dari tangan ATF, tim mengamankan uang setara dengan sekitar Rp400 juta dalam bentuk mata uang dolar Singapura dan buku rekening yang diduga terkait perkara," kata Lili.

Sementara itu, secara paralel tim penindakan lainnya mengamankan Saeful, Doni, dan Ilham di sebuah restoran di Jalan Sabang, Jakarta Pusat pukul 13.26 WIB. Terakhir, KPK mengamankan Ika Indayani dan Wahyu Budiani di rumah pribadinya di Banyumas. Ika dan Wahyu Budianu merupakan keluarga Wahyu Setiawan.

"Delapan orang tersebut telah menjalani pemeriksaan secara intensif di Gedung KPK," kata Lili.

Sebelumnya, KPK menetapkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Wahyu ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan penerimaan suap penetapan anggota DPR terpilih 2019-2020.

Tak hanya Wahyu Setiawan, KPK juga menetapkan 3 tersangka lainnya dalam kasus tersebut.

"KPK menetapkan 4 orang tersangka, mereka adalah WSE (Wahyu Setiawan) Komisioner Komisi Pemilihan Umum, ATF (Agustiani Tio Fridelina) Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu, orang kepercayaan WSE. Sebagai Pemberi, HAR (Harun Masiku), dan SAE (Saeful) sebagai swasta, ucap Lili.

Pemberian suap untuk Wahyu itu diduga untuk membantu Harun dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) caleg DPR terpilih dari Fraksi PDIP yang meninggal dunia yaitu Nazarudin Kiemas pada Maret 2019. Namun dalam pleno KPU pengganti Nazarudin adalah caleg lainnya atas nama Riezky Aprilia.

Wahyu diduga sudah menerima Rp600 juta dari permintaan Rp900 juta. Dari kasus yang bermula dari operasi tangkap tangan pada Rabu, 8 Januari 2020 ini, tim penindakan KPK menyita uang Rp400 juta.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com [bal]

Baca juga:
Kasus Suap Komisioner KPU, KPK akan Panggil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Wahyu Setiawan Jadi Tersangka KPK, KPU Koordinasi ke Presiden Jokowi
KPK Minta Mantan Caleg PDIP Harun Masiku Menyerahkan Diri
Komisioner KPU Minta Rp900 Juta untuk Muluskan Pengurusan PAW Caleg PDIP
KPK Tetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Tersangka Suap
Komisioner Wahyu Setiawan Jadi Tersangka, Ketua KPU Minta Maaf

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini