Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kronologi Kepala Adat Berawa Kena OTT dan Ditetapkan Kejati Bali Tersangka Usai Peras Investor Rp10 Miliar

Kronologi Kepala Adat Berawa Kena OTT dan Ditetapkan Kejati Bali Tersangka Usai Peras Investor Rp10 Miliar

Kronologi Kepala Adat Berawa Kena OTT dan Ditetapkan Kejati Bali Tersangka Usai Peras Investor Rp10 Miliar

KR langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menetapkan Bendesa Adat Berawa berinisial KR (54) tersangka kasus dugaan pemerasan Rp10 miliar kepada seorang investor berinisial AN. KR langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.


"Hari ini sudah ditetapkan menjadi tersangka dan sudah dilakukan penahanan," kata Kasi Penkum Kejati Bali, Putu Eka Sabana saat dikonfirmasi Jumat (3/5).

Kejati Gelar Rekonstruksi

Selain menetapkan tersangka, Kejati Bali juga melakukan reka ulang pemerasan dilakukan KR kepada AN di Kafe Casa Bunga (Casa Eatery), Renon, Denpasar, Bali. Ada Sembilan adegan di lokasi penangkapan tersangka tersebut.


"Rekonstruksi untuk menyakinkan keterangan saksi-saksi semua yang paling berkesesuaian satu sama lain. Ada sembilan adegan," ujar Eka.

Status AN saat ini sebagai Saksi.<br>

Status AN saat ini sebagai Saksi.

AN diminta uang oleh KR dan memberikan Rp100 juta.

AN sebelumnya pada bulan Maret 2024 telah memberikan uang Rp50 juta kepada KR.

"AN statusnya sebagai saksi, karena dia yang dimintai uang, dipaksa oleh tersangka, dari barang bukti handphone, percakapan, didapatkan penyidik mengarah ke sana. Jadi tersangka aktif meminta," ujar Eka.

Kronologi Pemerasan

Penyidik Kejati Bali juga meminta keterangan kepada dua saksi berada di TKP yang melihat dugaan pemerasan tersebut. Sementara, KR mendatangi TKP seorang diri menggunakan kendaraan mobil miliknya.

"Tersangka seorang diri datang ke TKP. Dari keterangan tersangka dan saksi memang tersangka yang aktif menghubungi. Dia menuju ke tempat janjian mengendarai mobil miliknya dan seorang diri," ujar Eka.

Kejati Bali masih menyelidiki apakah KR melakukan dugaan pemerasan kepada AN atas kehendaknya sendiri atau ada peran orang lain.

"Ini kan masih hari pertama, tentunya penyidik mengembangkan lagi seperti apa nanti belakangan baru kita tau. Saya belum bisa jawaban atas itu. Hari hanya dia yang ditetapkan menjadi tersangka, saya tidak mau mengandai-andai (apakah ada tersangka lain nantinya) dan semuanya berdasarkan alat bukti saja," kata Eka.

KR dijerat dengan Pasal 12, huruf e Undang-undang Nomor 31, Tahun 1999, junto Undang-undang Nomor 20, Tahun 2021 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan ancam 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Kronologi Kepala Adat Berawa Kena OTT dan Ditetapkan Kejati Bali Tersangka Usai Peras Investor Rp10 Miliar

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada seorang kepala Desa Adat atau Bendesa Adat Berawa berinisial KR.

Bendesa KR diduga memeras seorang investor berinisial AN sebesar Rp 10 miliar dalam kasus perizinan transaksi jual beli tanah di Desa Berawa, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. KR ditangkap saat melakukan transaksi dengan AN di sebuah Kafe di daerah Renon, Kota Denpasar, pada Kamis (2/5) sekitar pukul 16:00 WITA.

Kepala Kejati Bali, Ketut Sumedana mengatakan tim penyidik asisten tindak pidana khusus Kejati Bali telah mengamankan dua orang berinisial KR dengan jabatan Bendesa Adat Berawa dan AN selaku pengusaha atau investor.

"Barang bukti yang kita sita dalam bentuk uang Rp 100 juta (di dalam plastik), katanya untuk uang muka," kata Sumedana, Kamis (2/5).

Dia menyebutkan, untuk kronologi perkara ini adalah bahwa KR selaku Bendesa Adat telah melakukan upaya pemerasan dalam proses transaksi jual beli yang dilakukan kepada AN dengan pemilik tanah yang tidak disebutkan inisialnya di Desa Berawa, Badung.

"Saudara KR meminta sejumlah uang sebesar Rp 10 miliar atas transaksi yang dilakukan oleh AN dengan seorang pemilik tanah. Sehingga dalam prosesnya dimulai pada Bulan Maret (2024) telah dilakukan beberapa kali transaksi oleh AN kepada KR," imbuh Sumedana.

Kronologi Kebakaran di Bali Tewaskan Pasutri & Balitanya, Jasad Berdempetan di Kamar Mandi
Kronologi Kebakaran di Bali Tewaskan Pasutri & Balitanya, Jasad Berdempetan di Kamar Mandi

Petugas kaget menemukan ada jasad karena sebelumnya warga sekitar menyebut rumah itu dalam keadaan kosong.

Baca Selengkapnya
Kejati Bali OTT Kepala Adat Berawa Diduga Peras Investor Rp10 Miliar
Kejati Bali OTT Kepala Adat Berawa Diduga Peras Investor Rp10 Miliar

KR mengklaim uang yang dimintanya pada AN untuk kepentingan adat dan budaya.

Baca Selengkapnya
Kronologi Terungkapnya Kasus Ibu Bunuh Anak Kandung di Bekasi, Tusuk hingga 20 Kali
Kronologi Terungkapnya Kasus Ibu Bunuh Anak Kandung di Bekasi, Tusuk hingga 20 Kali

"Begitu di sana kita olah TKP, barbuk hanya pisau saja, pisau sempat dicuci, pisau dapur."

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Kronologi Mayat Pria Mengambang di Kali Kolong Tol Ancol
Kronologi Mayat Pria Mengambang di Kali Kolong Tol Ancol

AR (38) ditemukan tewas mengambang siang tadi oleh dua saksi mata

Baca Selengkapnya
Kronologi Spesialis Pencuri Kotak Amal di Sidoarjo Ketangkap Basah saat Beraksi, Tak Sadar Diikuti Polisi
Kronologi Spesialis Pencuri Kotak Amal di Sidoarjo Ketangkap Basah saat Beraksi, Tak Sadar Diikuti Polisi

Ia mengaku kesusahan memenuhi kebutuhan hidup keluarga

Baca Selengkapnya
Kronologi Polwan Bakar Hidup-Hidup Suami Anggota Polri Gara-Gara Gaji ke-13
Kronologi Polwan Bakar Hidup-Hidup Suami Anggota Polri Gara-Gara Gaji ke-13

Terduga pelaku kemudian memborgol tangan kiri Briptu RDW dan dikaitkan di tangga yang berada di garasi.

Baca Selengkapnya
Kronologi Kebakaran Hebat Ruko di Mampang Tewaskan 7 Orang, Sebelum Muncul Kobaran Api Terdengar Ledakan
Kronologi Kebakaran Hebat Ruko di Mampang Tewaskan 7 Orang, Sebelum Muncul Kobaran Api Terdengar Ledakan

Kebakaran tersebut diduga lantaran adanya ledakan kompresor dari dalam ruko.

Baca Selengkapnya
Kronologi TikToker Galih Ditangkap Polisi Gara-Gara Bikin Konten Penistaan Agama
Kronologi TikToker Galih Ditangkap Polisi Gara-Gara Bikin Konten Penistaan Agama

TikToker Galih terancam penjara maksimal enam tahun.

Baca Selengkapnya
Kronologi Ibu Kandung Dianiaya Pakai Garpu Tanah hingga Tewas, Pelaku Sempat Datangi Tetangga Minta agar Dibunuh
Kronologi Ibu Kandung Dianiaya Pakai Garpu Tanah hingga Tewas, Pelaku Sempat Datangi Tetangga Minta agar Dibunuh

Ra tega menghabisi nyawa ibunda yang sedang tidur jelang Magrib.

Baca Selengkapnya