Kotak amal di masjid dan musala sering menjadi sasaran pencurian oleh oknum tak bertanggung jawab. Pencurian kotak amal nyaris bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, ada julukan spesialis pencuri kotak amal bagi mereka yang kerap melakukan tindak kejahatan ini.
Advertisement
Nasib apes dialami Slamet (30) yang ketangkap basah saat tengah melakukan aksi pencurian kotak amal di salah satu musala di Desa Ketegan, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa (4/6/2024).
Ia ditangkap langsung oleh polisi yang membuntutinya sebelum beraksi.
Advertisement
Polisi yang tengah melakukan patroli curiga dengan gerak-gerik Slamet. Mereka kemudian membuntuti yang bersangkutan.
Benar saja, Slamet masuk ke sebuah musala untuk membuka paksa kotak amal dan mengambil uang di dalamnya.
Polisi tersebut langsung menangkap Slamet di lokasi kejadian dengan cara memborgol kedua tangannya. Setelah Slamet diamankan, baru para warga datang berkerumun dan menyatakan uang kotak amal musala di lingkungan mereka sudah hilang.
Selanjutnya, Slamet dibawa ke Mapolsek Tanggulangin Sidoarjo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Advertisement
Slamet mengaku terpaksa melakukan aksi pencurian demi memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
Pasalnya, pekerjaannya sebagai kuli bangunan belum bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.
Mengutip YouTube Liputan6, Slamet merupakan residivis spesialis pencuri kotak amal. Ia sudah dua kali masuk penjara karena kasus yang sama. Bahkan, baru sebulan lalu ia bebas dari penjara.
"Sudah kami bawa ke Mapolsek Tanggulangin. Tersangka memang sudah spesialis pengambilan kotak amal. Ini masih kami kembangkan lagi," terang Kapolsek Tanggulangin, I Gede Putu Atma Giri, dikutip dari YouTube Liputan6.
Advertisement
Advertisement