Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPU wacanakan buat e-rekap, Jokowi merespons positif

KPU wacanakan buat e-rekap, Jokowi merespons positif Gedung KPU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengungkapkan bahwa pihaknya telah membicarakan wacana penerapan e-rekap dalam pemilu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dalam pertemuan tersebut, Hadar mengatakan bahwa respons Jokowi terlihat positif.

"Respons presiden positif karena dia iya iya dan mengangguk," kata Hadar, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (10/4).

Sebelumnya, Hadar menceritakan sempat ada pandangan dan masukan dari DPR untuk bisa melaksanakan e-voting bahkan di pemilu yang akan datang, namun pihak KPU tidak menyetujui hal tersebut.

"Saya kira itu kurang tepat, jadi yang kita butuhkan itu bukan e-voting nya tapi e-rekap nya," ujar Hadar.

E-rekap sendiri adalah satu sistem informasi yang digunakan untuk mentabulasi dan merekap hasil jadi setelah hasil TPS didapat tanpa menghilangkan proses pemungutan suara secara manual.

"Jadi bukan satu teknologi atau sistem yang menggantikan proses di TPS karena proses di TPD kita itu bagus transparan dan seterusnya," terang Hadar.

"Nah Presiden itu mendengarkan betul dan dia pastikan oh gitu ya jadi yang kita butuhkan e-rekap ya," ungkap Hadar.

Akan tetapi, Hadar mengatakan jika hal tersebut akan diterapkan diperlukan waktu yang cukup lama untuk persiapan. "Kita perlu persiapan betul-betul, butuh waktu jangan sampai kita kemudian merasa gak siap lalu mendesak mempercepat semua ini tahu-tahu nanti malah gagal dan itu akan merusak pemilunya. Itu intinya," tandas Hadar. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP