KPU Jateng Klaim Tidak Pernah Kirim Form C1 ke Luar Wilayah
Merdeka.com - Terkait temuan ribuan form C1 Kabupaten Boyolali di Menteng, Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah mengaku tidak pernah mengirim sampai ke luar wilayah.
"C1 itu hanya diberikan kepada saksi, panwas, (C1 plano) ditempel, lalu yang untuk pleno dan satu di luar kotak untuk discan yang untuk KPU. Jadi kita tidak mengirim ke Jakarta, kami tidak mengirim C1 ke pihak yang lain. Bahkan KPU provinsi juga tidak mendapat C1," kata Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Jateng, Paulus Widiyantoro, Semarang, Senin (6/5).
Untuk menelusuri apakah ribuan lembar formulir tersebut asli atau palsu, KPU Jateng bakal mencocokkan dengan C1 yang sudah di-scan.
"Kita belum memastikan karena memang belum dapat datanya. Kita perintahkan jajaran yang punya data untuk siap apabila dibutuhkan untuk kroscek dengan C1 yang scan dengan yang asli," terangnya.
Meski demikian, Paulus akan mengirimkan petugas ke Jakarta untuk mengecek keaslian C1 itu. Paulus menanti sinyal dari Bawaslu RI untuk bersama mengetes keaslian C1 yang diduga berasal dari Grobogan, Karanganyar, Blora, Demak, Temanggung, Batang, Tegal, Cilacap, Brebes, Semarang dan daerah sekitarnya.
"Yang kita tahu (dari temuan itu) Banjarnegara sama Boyolali paling banyak," ujarnya.
Sebelumnya, dua kotak yang berisi formulir C1 ditemukan di sebuah mobil yang tengah melintas di Jalan Besuki, Menteng, Jakarta Pusat. Formulir C1 yang ditemukan ternyata berasal dari banyak kabupaten/kota di Jawa Tengah.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya