KPK tangkap tangan anggota DPRD Jawa Timur
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, (5/6). Kali ini, sasarannya adalah di DPRD Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa pihak diringkus oleh tim KPK dalam operasi tersebut yakni anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku belum mengetahui detail penangkapan itu. Ia menegaskan akan memberitahu setelah mendapat informasi dari tim di lapangan yang melakukan OTT.
"Tadi memang kita dapat informasi ada kegiatan OTT oleh tim KPK di Jawa Timur. Kegiatan tersebut persisnya dalam konteks apa akan di-update lebih lanjut nanti. Tentu kegiatan yang berkaitan dengan wewenang KPK di bidang penindakan," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari KPK perihal siapa saja yang ditangkap termasuk motif dari penyuapan yang melibatkan wakil rakyat tersebut.
"Itu informasi yang kita dapatkan, tadi tim bergerak di Jatim, tetapi kami masih lengkapi informasinya, apa yang terjadi di sana secara persis, karena kami masih berkomunikasi dengan tim di Lapangan. Nanti akan disampaikan lebih lanjut apakah yang terjadi di Jatim OTT atau kegiatan lain secara lengkap nanti," tutupnya.
Sebelumnya, kantor Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Moch Basuki tiba-tiba disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (5/6). Informasinya tiga orang staf komisi bidang perekonomian itu dibawa petugas.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait penggerebekan KPK ke gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura ini. Bahkan tidak ada yang tahu peristiwa ini berkaitan dengan kasus apa.
Hanya saja, dari informasi yang digali wartawan di lingkungan dewan menyebut, Senin siang sekitar pukul 12.00 WIB, lebih dari lima tim dari KPK datang ke kantor Komisi B di lantai dua gedung dewan.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya