KPK permasalahkan SPDP Agus dan Saut karena tak adanya objek perkara

Rabu, 8 November 2017 20:55 Reporter : Ahda Bayhaqi
KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah mempertanyakan objek penyidikan dalam surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) terhadap Agus Rahardjo dan Saut Situmorang. Febri menilai dalam SPDP tersebut tidak mengatakan dengan jelas surat atau penyelewengan seperti apa yang disangkakan.

"Di surat yang diterima KPK tidak ada bunyi, tulisan, apapun informasi terkait objek apa yang di masalahkan," ujar Febri di gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (8/11).

Apabila yang dipersoalkan mengenai surat pencekalan ke luar negeri, KPK, kata Febri, memiliki kewenangan tersebut. "Bisa pastikan KPK memiliki kewenangan pasal 12 UU 30 Tahun 2002 untuk memerintahkan instansi terkait mencegah seseorang keluar negeri itu bisa dilakukan di penyelidikan, penyidikan dan di tuntutan," jelas Febri.

Begitu pula dari pihak imigrasi bisa melakukan pencekalan atas permintaan penegak hukum termasuk lembaga anti rasuah tersebut. Serta, gugatan yang pernah Novanto layangkan ke PTUN terkait pencekalan. Menurut Febri, hal tersebut telah diatur oleh undang-undang dan berlandaskan hukum yang kuat.

"Perlu dilihat kembali UU KPK dan UU Imigrasi, kami yakin dasar hukumnya kuat," pungkasnya.

Sementara, dari pengacara Setya Novanto, Frederich Yunadi, tidak mau memberikan kejelasan apa yang sebenarnya pihak pelapor perkarakan. Ia berujar hal itu bagian dari materi penyidikan dan bersifat rahasia.

"Silakan tanya langsung ke penyidik," jawabnya ketika dikonfirmasi merdeka.com.

Agus Raharjo dan Saut Situmorang dilaporkan orang bernama Sandi Kurniawan. Laporan bernomor LP/1028/X/2017/Bareskrim tersebut menyangkakan dugaan tindak pidana membuat surat palsu dan menggunakan surat palsu dan penyalahgunaan wewenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 253 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan atau Pasal 421 KUHP.

Siang ini (8/11) Frederich menunjukkan bukti SPDP bahwa polisi menindaklanjuti laporan tersebut. Namun, status Agus dan Saut belum menjadi tersangka. [ded]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.