KPK Periksa Pejabat Pemkab Bandung Barat

Rabu, 24 Maret 2021 19:27 Reporter : Aksara Bebey
KPK Periksa Pejabat Pemkab Bandung Barat KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sementara Bupati KBB, Aa Umbara tidak memiliki agenda kerja semenjak anggota lembaga antirasuah mendatangi wilayahnya.

Pemanggilan para pejabat ini dilakukan di Mapolres Cimahi, Rabu (24/3) berkaitan dengan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Tampak hadir beberapa di antaranya Bendahara Pengeluaran Dinsos Priyo Nugroho dan Kepala Seksi Pemberdayaan Fakir Miskin Dinsos, Dian Suhartini, lalu mantan Kepala Dinas Sosial Heri Partomo.

Kemudian, pemeriksaan pun menyasar pihak swasta, di antaranya Direktur Utama PT. Jagat Dirgantara Asep Cahyadinata, Direktur CV. Sentral Sayuran Garden City Yusup Sumarna, Direktur CV. Jayakusuma Cipta Mandiri Mochamad Yasin Akbar.

Pemeriksaan ini merupakan tindakan lanjutan usai penyidik KPK mendatangi rumah Bupati KBB, Aa Umbara hingga kantor dinas di Pemerintah KBB, yakni Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Bandung Barat.

"Hari ini pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi (TPK) terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19. Pemeriksaan dilakukan di Polres CImahi," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui keterangan tertulis.

"Dari kedua lokasi (Kantor BKD dan BKPSDM) ini, ditemukan dan diamankan berbagai bukti di antaranya dokumen dan barang elektronik yang berkaitan dengan perkara," ucap dia.

Di sisi lain, sejak kedatangan anggota KPK di KBB pada Selasa (16/3), Bupati Aa Umbara tidak diketahui keberadaannya. Agenda kedinasannya pun mendadak kosong.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kassubag Pemberitaan pada Setda Kabupaten Bandung Barat, Efhi Effendi menyatakan dalam pekan ini tidak ada agenda yang melibatkan bupati.

"Terakhir, beliau menghadiri suatu acara di Dusun Bambu pada Selasa (16/3) atau ketika pertama kali dilakukan penggeledahan KPK. Untuk seminggu ini memang tidak ada agenda bupati," kata dia kepada wartawan. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini