Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPK Fasilitasi 18 Napi Koruptor Lakukan Kebaktian Natal

KPK Fasilitasi 18 Napi Koruptor Lakukan Kebaktian Natal KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Sejumlah tahanan di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merayakan Natal pada Rabu (25/12). KPK memfasilitasi kebaktian Natal bagi 18 tahanan yang tersandung kasus korupsi.

Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, kebaktian dipimpin pendeta Susy Theresia, Maartje E.L, Nancy Shirley B, Irwan Poernomo, Djefri Estivanus K dan Sihol Pardamean.

"Hari ini Rabu 25 Desember 2019 di rutan K4, 18 orang tahanan yang beragama Nasrani melalukan kebaktian Natal," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (25/12).

Dia menjelaskan, para tahanan yang mengikuti kebaktian, yaitu Freddy Lumban Tobing, Markus Nari, Makmur, Bartholomeus Toto, David Manibui, Sendy Pericho, Nelly Margaretha, Sri Wahyuni Maria Manalip, dan Benhur Lalenoh.

Kemudian, Budi Winarto, Mikael Kambuaya, Simon Susilo, Soetikno Soedarjo, Aleksius, Alvin Suherman, Chandra Suwanda, Kock Meng, dan Suheri Terta.

Yuyuk menerangkan, para tahanan selanjutnya kembali ke rutan setelah kebaktian berlangsung, yaitu rutan C1, rutan Guntur, dan rutan K4.

"Mereka kemudian diberikan kesempatan kunjungan keluarga jam 09.00-12.00 WIB," jelasnya.

Salah satu yang tahanan yang dikunjungi keluarga adalah tersangka Soetikno Soedarjo.

Pantauan di lapangan, Menantu Soetikno, Maruli Tampubolon keluar dari Rutan sambil menggendong balita berparas cantik. Belakangan diketahui itu adalah anaknya yang diajak untuk bertemu kakeknya.

"Ini bawa cucu," ucap dia, Rabu (25/12).

Maruli mengaku tak ada membawa barang spesial pada momen Natal kali ini. Ia hanya memberikan makanan dan buah-buahan ke mertuanya.

"Buah-buahan aja tidak ada yang macam-macam," ujarnya.

Sementara itu, tak lama keluar anak Soetikno yaitu Dita Soedarjo. Ia terlihat membawa tentengan. Dita mengatakan kehadirannya untuk membesuk sang ayah yang ditahan di Rutan KPK.

"Bapak sehat di dalam," ungkapnya.

Dita mengaku tak memberikan banyak buah tangan kepada ayahnya. Sebab, setiap pengunjung hanya dibatasi satu boks.

"Saya hanya bawa kopi, permen, dan makanan. Ini yang dibawa lagi yang gak bisa masuk. Doain ya biar ayah sehat," tutupnya.

Reporter: Ady AnugrahadiSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP