Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPK Diminta Turun Tangan Usut Proyek Break Water Kepulauan Seribu

KPK Diminta Turun Tangan Usut Proyek Break Water Kepulauan Seribu Pulau Seribu. ©2015 Merdeka.com/Rahmat

Merdeka.com - Ketua KNPI Kepulauan Seribu Didi Setiadi meminta Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera turun tangan untuk memeriksa Proyek Break Water di Kepulauan Seribu.

"Proyek ini sangat bermasalah dari tahap kajian awal hingga pelaksanaannya. Kami menduga kuat dan berkeyakinan ada yang tidak beres dalam pelaksanaan proyek senilai 87 miliar ini," ucap Didi di Jakarta, Kamis (13/12).

Menurut Didi, keluhan masyarkat soal kerusakan karang yang diakibatkan oleh Proyek Break Water ini juga sudah diadukan ke instansi terkait dan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Pemprov DKI.

"Kami meragukan keseriusan kinerja inspektorat dan TGUPP Kepulauan Seribu dalam mengelola sumber daya kelautan yang ada di sekitar Kepulauan Seribu," tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, kader Konservasi Kepulauan Seribu Chairul Anam membenarkan ucapan Didi. Menurutnya, proyek Break Water di Kepulauan Seribu sangat mencurigakan.

"Bukan hanya kajian awal. Bahkan, proyek ini tidak perlu, karena setiap pulau sudah ada jalan lingkar yang fungsinya sama dengan Break Water," ucap Chairul Anam.

Chairul menjelaskan, masyarakat banyak mengeluh karena ekosistem pantai dan terumbu karang hancur oleh beton-beton proyek Break Water.

"Para pengelola tour dan nelayan mengeluh, ekosistem pantai dan terumbu karang hancur tak tersisa. Cape-cape kita jaga bertahun-tahun. Eh malah orang Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu yang ngancurin. Ini kan butuh berpuluh-puluh tahun buat kembalikan ke kondisi normal," kata Chairul.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP