Kebakaran terjadi di sebuah gudang besi tua di Jalan Soekarno Hatta No. 37, Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (8/12) malam. Diduga, api muncul berawal dari korsleting listrik.
Ute (40), salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengatakan dia mendapat kabar bahwa gudang tersebut mengalami gangguan saluran listrik pada sore hari. Pemilik gudang, kata dia, telah mengontak pihak PLN untuk melakukan pengecekan dan perbaikan. Namun, lepas petang, entah bagaimana muncul api di gudang tersebut.
"Udah magrib perkiraan mah (awal muncul api) tapi masih kecil. Gede-gedenya pas jam setengah 9. Terus langsung laporan," kata dia saat berbincang di lokasi.
Advertisement
Jadi perhatian warga
Peristiwa itu pun membetot perhatian warga sekitar. Ute sendiri keluar rumah dan melihat api sempat besar disertai asap hitam membumbung tinggi dari area belakang gudang.
"Pas udah besar ya saya lihat karena kan udah ramai juga. Besarnya di area belakang," kata dia.
Petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi tak berselang lama. Proses pemadaman kian menjadi perhatian warga yang penasaran, bahkan dua bocah yang sedang main sepeda, yaitu Fadil dan temannya.
Advertisement
Asap hitam
Fadil menceritakan, awalnya dia dan temannya sedang ada di sekitar kawasan pal 3, atau bunderan Cibeureum. Dia melihat ada asap hitam membumbung tinggi, menarik perhatian dirinya, sehingga mendekati asal asap tersebut.
"Aku lagi main dari sepeda dari daerah bunderan pal 3, terus ada asap tebal. Kirain dari daerah Cijerah. Ternyata bener dari sini. Terus aku sama temen nyamperin ke sini," kata dia.
Saat Fadil tiba, menurutnya suasana sekitar lokasi belum begitu ramai. Hanya ada segelintir warga dan mobil pemadam. Itu sekitar pukul 20.30 WIB.
“Pas itu belum terlalu rame, warga masih sedikit. Aku langsung menyebrang liat. Itu jam setengah sembilan. Tapi udah ada damkar,” celetuknya.
Advertisement
Kabid Pemadaman kebakaran
Sementara itu, Kabid Pemadaman pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung, Leon, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 20.45 WIB dan tiba di lokasi delapan menit kemudian.
Dia mengatakan pihaknya lantas melakukan penyekatan setiba di lokasi guna mengantisipasi perembetan. Ia mengatakan objek-objek dalam gudang yang berupa besi-besi keras merupakan benda yang sulit terbakar, sehingga memperkecil risiko api meluas.
"Kondisi sudah aman terkendali karena kami lakukan penyekatan terlebih dahulu agar tidak merembet ke rumah warga,” tuturnya di lokasi.
Advertisement
12 unit kebakaran
Ia memastikan proses pemadaman tak menemukan kendala berarti kecuali akses ke titik api yang berada di belakang bagian gudang.
“Aksesnya agak muter kebelakang tetapi semuanya bisa kami kondisikan. TKP tadi berada di bagian belakang, di area rumah gudang ini. Hanya satu titik utama,” katanya.
“Alhamdulillah sudah kami lakukan penyekatan sehingga tidak merembet ke titik lain,” imbuh dia.
Dalam upaya pemadaman, ia mengatakan pihaknya mengerahkan 12 unit ke lokasi, 3 unit tanker, 6 unit pancar, 1 unit rescue, 1 unit rescue ringan, 1 unit komando, dan 1 unit peak response. Dia memastikan tidak ada korban jiwa.