Kondisi Korban Kebakaran Kemayoran Gedung Terra Drone, Banyak yang Lemas
Polisi menginformasikan bahwa umumnya para korban tidak menderita luka bakar, tetapi mereka tampak dalam keadaan lemas.
Kebakaran Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat menelan banyak korban jiwa. Mayoritas korban mengalami lemas.
Demikian dikatakan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro. Hingga pukul 15.30 Wib, tercatat sebanyak 17 orang telah meninggal dunia akibat insiden kebakaran di gedung Terra Drone tersebut.
“Semua korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi,” ujar Susatyo di lokasi kejadian. Ia juga menambahkan bahwa korban yang ditemukan tidak menunjukkan adanya luka bakar.
“Secara umum, tadi korban-korban yang kami lihat adalah korban yang sepertinya tidak dalam kondisi luka bakar, tapi lemas. Ini yang masih kami akan sampaikan perkembangannya,” ungkapnya.
Susatyo menegaskan bahwa asap di lantai 3 sampai 5 terlihat sangat pekat.
Awal Mula Kebakaran
Kebakaran yang terjadi di gedung tersebut diduga bermula dari lantai 1, di mana sebuah baterai terbakar. Menurut Susatyo, api dengan cepat menyebar hingga mencapai lantai 2, 3, dan 6.
Pada saat kejadian, banyak karyawan yang sedang beristirahat di kantor, sementara beberapa lainnya sedang makan siang di luar gedung.
"Ada baterai di lantai 1 yang terbakar dan sempat dipadamkan oleh karyawan, ternyata baterai yang terbakar menyebar karena lantai 1 adalah gudangnya," kata Susatyo.
Karyawan yang sedang makan berada di luar, sedangkan sebagian lainnya beristirahat di lantai 2, 3, dan 6. Api semakin membesar dan asap mulai naik ke lantai 6," tambahnya.