Korban bom Surabaya, jenazah Bayu belum diserahkan ke keluarga
Merdeka.com - Sebanyak 13 orang menjadi korban meninggal dunia dalam aksi ledakan bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 12 jenazah sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarganya masing-masing.
Tinggal satu jenazah yang hingga saat ini belum diserahkan kepada keluarga, yakni atas nama Aloysius Bayu Rendra Wardana. Jenazah Bayu yang sebelumnya disebut sebagai Satpam Gereja Santa Maria Tidak Bercela Ngagel itu tengah proses identifikasi oleh tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur.
"Sekarang dari posisi 13 korban, 12 jenazah sudah diserahkan pada keluarga. Tinggal satu, mudah-mudahan tes DNA selesai dan kita yakini bahwa yang bersangkutan adalah Bayu, yang akan segera kita serahkan pada keluarga," kata Irjen Machfud Arifin, Kapolda Jawa Timur, Kamis (17/5).
Bayu sendiri adalah warga masyarakat yang membantu pengamanan di Gereja Santa Maria Tidak Bercela di Ngagel, Surabaya. Tubuhnya hancur karena ledakkan, setelah berusaha mengadang sepeda motor yang dikendarai pelaku.
"Segera kita serahkan kepada keluarga walaupun, mohon maaf, tidak utuh semuanya, ada yang dalam bentuk serpihan-serpihan akibat bom yang di Ngagel itu," tambah Machfud.
Namun hingga Kamis (17/5) malam, belum ada penyerahan jenazah Bayu oleh Tim DVI. Keluarga Bayu, sempat mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, tetapi memang sedang dalam proses.
"Belum diserahkan, masih menunggu Tim DVI. Nanti akan dihubungi oleh tim DVI," kata Yossy Martono, adik sepupu almarhum Bayu.
Yossy juga menegaskan bahwa penyerahan jenazah belum dilakukan, karena memang proses identifikasi oleh Tim DVI. Pihaknya khawatir kabar penyerahan jenazah oleh media, justru akan membuat keluarga yang tinggal jauh di luar kota akan kebingungan.
"Kan kami dari keluarga besar, tidak hanya di Surabaya, dari jauh juga ada sehingga kalau jenazah itu ada mereka akan datang. Kan mereka harus menyiapkan, beli tiket dan lain sebagainya, ada yang bekerja juga harus cuti. Sehingga kami ingin kalau memang belum benar-benar diserahkan, mohon maaf, jangan disampaikan dulu," ungkap Yossy.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya