Korban Banjir di Bengkulu Bertambah Menjadi 30 Orang

Rabu, 1 Mei 2019 23:32 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Korban Banjir di Bengkulu Bertambah Menjadi 30 Orang Banjir dan Longsor di Bengkulu. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu merilis jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor di sembilan wilayah kabupaten dan kota Bengkulu. Korban bertambah menjadi 30 orang.

"Data korban jiwa sudah diperbarui pada Rabu sore dengan total korban jiwa 30 orang dan enam orang lainnya masih hilang," kata Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar di Bengkulu, Rabu (1/5).

Selain korban jiwa, dia mengatakan, ada dua warga yang mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan. Dari sebanyak 30 orang korban meninggal dunia, jumlah terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah mencapai 24 orang. Sedangkan sisanya di Kota Bengkulu dan Kepahiang masing-masing tiga orang.

Banjir bandang di wilayah Air Napal dan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah membuat sebanyak 617 jiwa warga terpaksa mengungsi.

"Desa dipenuhi lumpur sehingga warga membutuhkan waktu untuk membersihkan rumah," ujar dia.

Dia melanjutkan dampak yang perlu diwaspadai setelah bencana adalah penyakit kulit dikarenakan minimnya air bersih dan gangguan pada saluran pernapasan atau ISPA.

Untuk saat ini, kata Rusdi, warga terdampak banjir dan longsor masih membutuhkan terpal, selimut, tikar, makanan siap saji, air bersih, peralatan bayi, lampu darurat, cangkul dan alat kebersihan.

"Sampai kini penanganan darurat masih dilaksanakan terutama penanganan pengungsi di Desa Genting dan Air Napal, Bengkulu Utara," kata dia.

Distribusi logistik juga masih dilanjutkan untuk wilayah Pagar Jati, Desa Taba Penyengat, Desa Susup dan Desa Kelindang. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Banjir
  2. Bengkulu
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini