Koneksikan Indonesia dan Papua Nugini, TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk
TelkomGroup meresmikan kabel laut Pukpuk yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini demi memperkuat konektivitas digital kawasan Asia-Pasifik.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) di Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026). Infrastruktur ini menjadi kabel lintas negara pertama yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini secara langsung di kawasan Asia-Pasifik.
Peresmian dilakukan di Telkom Witel Jayapura dan dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) RI Angga Raka Prabowo bersama Direktur Utama Telkom Dian Siswarini. Hadir pula Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, CEO Telin Kharisma, CEO PNG DataCo Paul Komboi, hingga perwakilan Pemerintah Provinsi Papua.
Kabel laut Pukpuk dibangun untuk memperkuat konektivitas digital di Kawasan Timur Indonesia sekaligus membuka jalur konektivitas baru menuju Asia-Pasifik.
Perkuat Pemerataan Akses Digital Indonesia Timur
Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo mengatakan pembangunan konektivitas digital menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan nasional.
“Program kerja prioritas nasional menekankan pentingnya percepatan transformasi digital dalam pemerataan pembangunan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Sehingga konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, agar dapat memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital,” ujar Angga.
Ia menilai kehadiran kabel laut Pukpuk akan memperkuat kualitas jaringan digital di Papua dan kawasan timur Indonesia.
“Pukpuk Cable yang dibangun oleh TelkomGroup menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerataan konektivitas yang lebih andal, resilien, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, maupun seluruh penjuru negeri,” lanjutnya.
Sistem kabel laut ini menghubungkan landing station Telin di Jayapura dengan jaringan milik Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini. Jalur tersebut juga tersambung dengan kabel internasional SEA-US yang menghubungkan Manado hingga Los Angeles, Amerika Serikat.
Jayapura Kini Miliki Dua Jalur Internasional
Lebih dari sekadar infrastruktur telekomunikasi, kabel ini mencerminkan kolaborasi strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan. Sinergi antara Telin dan PNG DataCo menjadi langkah nyata dalam memperkuat integrasi jaringan dan memperluas konektivitas digital di Asia-Pasifik.
Dengan hadirnya kabel laut ini, Jayapura kini memiliki dua jalur (dua kaki) konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua— yang baru diresmikan ini—menghubungkan Vanimo, Papua Nugini, ke Jayapura, kemudian tersambung ke Manado hingga Los Angeles (LA), Amerika Serikat melalui kabel SEA-US.
Keberadaan jalur alternatif konektivitas ini menjadikan infrastruktur digital Papua jauh lebih tangguh karena memiliki diversity route yang menjamin kelangsungan layanan secara optimal. Jayapura, sebagai pusat konektivitas Papua, kini siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan serta meningkatkan peluang ekonomi daerah melalui infrastruktur bertaraf internasional.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, “Dengan Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat konektivitas Indonesia Timur serta membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global,” ujar Dian.
Sebagai operating company TelkomGroup yang berfokus pada pengembangan bisnis internasional, Telin memainkan peran sentral dalam mewujudkan proyek Pukpuk dari tahap perencanaan hingga peresmian dan komersialisasi. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul kritis yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional Papua.
CEO PNG DataCo Paul Komboi menyampaikan bahwa kedekatan geografis antara Indonesia dan Papua Nugini sudah seharusnya diiringi dengan konektivitas digital yang kuat dan resilien. Menurutnya, kolaborasi antara PNG DataCo dan Telin yang telah terbangun ini menjadi wujud nyata kerja sama yang didasarkan pada semangat saling terhubung, saling mendukung, dan menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat kedua negara. Ia juga menilai kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal dari penguatan hubungan dan integrasi digital yang lebih erat antara Papua Nugini dan Indonesia.
Telin juga berperan sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam memastikan kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara ini, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan konektivitas lebih lanjut di kawasan.
”Kabel Pukpuk adalah bukti nyata bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan digital antar negara. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas kawasan Asia-Pasifik dan berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia demi masa depan yang lebih terhubung,” tutup Dian.