Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kondisi Buruh dan Pekerja Harian di Kupang 'Dihantam' Pandemi Covid-19

Kondisi Buruh dan Pekerja Harian di Kupang 'Dihantam' Pandemi Covid-19 Polres Kupang Kota bagikan bantuan kepada buruh. ©2020 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Sejumlah pekerja harian lepas dan kelompok buruh sangat terkena dampak dari wabah Covid-19 di seluruh Indonesia, tak terkecuali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Akibat ekonomi lesu, buruh di Kota Kupang banyak dirumahkan, oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Polres dan Bhayangkari Kupang Kota beserta kelompok masyarakat 'Sayang Kota Kupang' membagikan bantuan, kepada buruh harian yang dirumahkan sejak Maret 2020 lalu. Sebagai upaya meringankan beban buruh harian beserta keluarga.

Sejumlah paket didistribusikan kepada para pekerja dan buruh harian, Kamis (16/4). Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, dan Kanit Tipikor, Ipda Fernando Oktober, membagikan bantuan ke pekerja di hotel Aston Kupang.

Ada 15 paket bantuan yang diserahkan ke buruh harian yang tidak lagi bekerja karena dirumahkan perusahaan.

Sementara Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu I Wayan Pasek Sujana dan Kanit Tipiter, Ipda Bobby Rahman membagikan puluhan paket bantuan kepada cleaning service, room boy dan karyawan hotel Amaris dan Swissbell yang juga sudah dirumahkan.

"Kami tidak lagi bekerja sejak Maret lalu karena tingkat hunian hotel yang sepi. Dari 50 kamar yang sebelumnya selalu penuh, maka sejak ada virus corona, hanya 2 kamar yang terisi. Event-event dan pertemuan pun sangat sepi sehingga kami dirumahkan tanpa batas waktu," ujar Deny, salah staf hotel Amaris yang menerima bantuan ini.

Sementara itu ketua Bhayangkari Polres Kupang Kota, Ny Yunita Satrya menyalurkan bantuan ke para petugas portir bandara El Tari Penfui Kupang. Ada puluhan paket bantuan yang disalurkan Bhayangkari Polres Kupang Kota.

Penyerahan kepada para portir bandara ini dilakukan oleh anggota KP3 udara Penfui Kupang di kantor KP3 udara.

"Terima kasih untuk perhatian dan bantuan kepada kami. Kami memang merasakan dampak dari virus ini karena penumpang di bandara sangat sepi dan berimbas pada pendapatan kami," ujar Yulius Nahak, salah satu portir pada bandara El Tari Kupang.

Yunita Satrya mengaku, bantuan ini diberikan karena keprihatinan pada nasib portir dan petugas harian di bandara yang merasakan dampak virus tersebut.

"Dengan bantuan ini semoga sedikit membantu karena mereka (portir bandara) pasti merasakan dampak dari virus Corona ini dan akan terus berlanjut ke kelompok sasaran yang lain," tandasnya.

Sementara itu Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, menyebutkan ada ratusan paket Sembako yang dibagikan kepada 125 pekerja atau buruh harian, yang sekarang kurang lebih hampir 2 bulan dirumahkan tanpa gaji.

Tiap paket bantuan berisi lima kilogram beras, mie instan 10 bungkus, minyak goreng, gula, teh, makanan berenergi dan telur ayam.

"Sasarannya buruh harian yang sudah dirumahkan dan tidak lagi bekerja," ungkap Satrya.

Di wilayah Kecamatan Alak, Polres dan Bhayangkari Polres Kupang Kota serta Kodim 1604/Kupang melalui gerakan sayang Kota Kupang, bersatu lawan Covid-19, membagikan paket makan 200 bungkus kepada tukang ojek, sopir dan kondektur angkutan.

Pembagian dipimpin Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra. Aksi pembagian masker juga dilakukan kepada pedagang dan masyarakat di lima pasar tradisional di kota Kupang, yakni pasar Oeba, Oesapa, Oebobo, Kuanino dan pasar Inpres Naikoten I.

Selain itu ratusan masker juga dibagikan kepada pasien di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, masyarakat di ruang Pelayanan Sat Lantas Polres Kupang Kota dan masyarakat pengguna jalan.

Ada pula pembagian paket makanan tambahan dan vitamin serta face shield di 11 Puskesmas di Kota Kupang, serta empat rumah sakit, yakni RSU SK Lerik, RSUD Prof Dr WZ Yohanes, rumah sakit jiwa Naimata, RS Undana.

Pihaknya berharap bantuan yang disalurkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi. Selanjutnya mari kita bersatu memutus mata rantai Covid-19. Stay at home, jangan lupa pakai masker dan mencuci tangan," ujar Kapolres Kupang Kota.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP